Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Benda Bersejarah Terkait Isra Mikraj Rasulullah Tersimpan di Galeri Joko Tingkir Ponpes Al Fatah Temboro Magetan, Ada Karpet hingga Replika Madinah

Aprilita Sari • Kamis, 8 Februari 2024 | 16:55 WIB
SARAT SEJARAH: Galeri Joki Tingkir di Ponpes Al -Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Magetan menyimpan benda bersejarah terkait Isra Mikraj Rasulullah. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)
SARAT SEJARAH: Galeri Joki Tingkir di Ponpes Al -Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Magetan menyimpan benda bersejarah terkait Isra Mikraj Rasulullah. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Magetan menyimpan benda bersejarah baginda Rasulullah. Mengingatkan muslim tentang peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. 

Isra Mikraj dikenal sebagai peristiwa besar yang Allah SWT hadirkan. Yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan ke Sidratul Muntaha. 

Benda bersejarah yang turut terkait dengan para sahabat Rasulullah tersebut tersimpan di Galeri Joko Tingkir Ponpes Al Fatah di Desa Temboro, Kec. Karas, Magetan. 

''Galeri ini menyimpan peninggalan baginda Rasulullah, mengingatkan bagaimana keistimewaannya saat peristiwa Isra dan Mikraj,'' kata Ibnu Sholeh, Tourguide Galeri Joko Tingkir Ponpes Al Fatah, Temboro kepada Radar Lawu Rabu (7/2). 

Adapun benda bersejarah di Galeri Joko Tingkir Ponpes Al Fatah di Desa Temboro, Kec. Karas, Magetan yang terkait dengan Isra Mikraj adalah karpet dari Masjid Nabawi dengan beberapa ukuran. Selain itu, ada pula kiswah penutup Ka'bah. 

''Benda tersebut merupakan jejak nabi, di mana
baginda Rasulullah diperjalankan Allah saat Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa,'' terangnya.

Setelah perjalan panjang dan luar biasa, baginda Rasulullah memberikan oleh-oleh pada umat Islam hingga saat ini yakni perihal salat lima waktu.

Hal itu menjadi pelajaran hingga umat islam saat ini agar menjaganya dengan baik. Setelah itu, baginda Rasulullah melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah.

Saat itu, Madinah dikenal sebagai kota penyakit. Namun setelah Rasulullah hijrah, Kota Madinah dikenal sebagai kota yang penuh cahaya. 

Gambaran Kota Madinah tersebut juga diwujudkan dengan replika yang tersimpan di Galeri Joko Tingkir Ponpes Al Fatah di Desa Temboro, Kec. Karas, Magetan. 

''Di galeri ini ada benda asli dan replika, porsinya 50:50,'' jelasnya. 

Ibnu menambahkan, pengunjung Galeri Joko Tingkir Ponpes Al Fatah di Desa Temboro, Kec. Karas, Magetan berkisar 500-an per harinya. 

Mereka berasal dari berbagai sekolah di Magetan dan pengunjung dari berbagai daerah. 

''Jumlah kunjungan meningkat saat peringatan Isra Mikraj seperti saat ini,'' tambahnya. 

Galeri Joko Tingkir Ponpes Al Fatah di Desa Temboro, Kec. Karas, Magetan sarat sejarah Islam yang sayang dilewatkan saat berkunjung ke Temboro.

''Hal ini juga untuk menjaga keistiqomahan kita dalam melaksanakan salat lima waktu. Memaknai lebih mendalam perjalanan Isra Mikraj bisa dirasakan di sini,” pungkasnya. (ril/kid)

Editor : Nur Wachid
#isra mikraj #nabi muhammad #Ponpes Al Fatah #rasulullah #Temboro #Galeri joko tingkir