NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu – Lagi dan lagi, kecelakaan maut di ruas jalan tol kembali terjadi. Kali ini menimpa bus rombongan satuan petugas (satgas) pengamanan Partai Hanura di Jalan Tol Solo-Ngawi (JSN) KM 554 pukul 07.05 Minggu (4/2).
Dilansir Radar Lawu dari Radar Madiun, akibat kecelakaan maut di ruas tol masuk Desa Sambirejo, Mantingan, Ngawi itu, tiga orang tewas dan 28 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Diketahui bus rombongan Partai Hanura tersebut mengalami kecelakaan tunggal usai bertolak dari Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, menghadiri kampanye akbar pasangan Ganjar-Mahfud MD yang digelar Sabtu lalu (3/2).
Kronologi berawal bus Pariwisata Trans Jaya bernopol W 7801 UO tersebut melaju dari barat ke timur.
Setibanya di lokasi, bus rombongan Partai Hanura tersebut hendak menyalip kendaraan roda enam di jalur lambat.
Nahas, tiba-tiba bus oleng ke kanan menghantam median jalan tol. Bus terpental ke kiri dan oleng sebelum akhirnya terguling menabrak pembatas jalan.
‘’Sempat terguling dan terseret, baru berhenti setelah menabrak gadril pembatas jalan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Ipda Yudhi Irawan.
Total penumpang bus rombongan Partai Hanura tersebut berisi 54 orang plus sopir dan kernet.
Dua orang meninggal di lokasi kejadian, serta satu orang lainnya meninggal saat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Adapun identitas ketiganya, sopir bus Chatur Pancoro, 46, warga Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Serta dua penumpang Hadi Umar Farouq, 20, warga asal Kecamatan Jetis, Mojokerto dan Aditya, 29, Desa Cungkup, Kecamatan Pucuk, Lamongan.
Wakapolres Ngawi Kompol Achmad Robial menambahkan, saat ini 24 penumpang masih dirawat di RS Widodo, sedangkan empat penumpang lainnya dirawat di rumah sakit di Sragen.
Kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Termasuk memeriksa sopir truk yang hendak didahului oleh bus rombongan Partai Hanura di lokasi kejadian.
‘’Kami lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab utama kecelakaan’’ kata wakapolres. (sae/kid)
Editor : Nur Wachid