PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Iring-iringan kendaraan pemain dan official Perspa Pacitan diserang sekelompok orang tidak dikenal Minggu (17/12) petang.
Bus yang bertolak dari Stadiun Yosonegoro, Magetan itu dilempari batu di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan di Kecamatan Slahung.
Pelatih Perspa Pacitan Pramata Nahrowi mengatakan aksi penyerangan dilakukan oleh pengendara roda dua, mereka memepet bus pengangkut kesebelasan tersebut.
''Sejak awal masuk Ponorogo kami merasa dibuntuti, sampai di daerah Dengok, mau masuk Slaung rombongan semakin banyak semua pakai motor,'' ujarnya
Akibat kejadian tersebut sejumlah kaca bus pecah. Pun dua pemain luka ringan pada tangan dan kepala. Setelah terkena pecahan kaca akibat insiden tersebut.
''Motor sempat kami video dan kami jadikan barang bukti untuk dilaporkan ke polisi,'' jelasnya.
Hingga berita ini ditulis pukul 21.00, pihaknya masih bertahan di Mapolsek Slahung. Mereka memilih mencari perlindungan ke aparat keamanan setempat.
''Khawatirnya nanti di jalan diserang lagi, sementara kami masih menunggu bagaimana perjalanan kembali ke Pacitan,'' tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid