MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Peternak ayam di Desa Mategal, Kecamatan Parang, Magetan, merasa resah.
Pasalnya, sejumlah ayam ternak mereka diketahui mati mendadak. Pun, peternak ayam di desa setempat merasa curiga kondisi tak lazim tersebut.
Misteri itu mulai terjawab Minggu (10/12). Ular Piton sepanjang lima meter ditangkap warga desa setempat.
"Saat kami tangkap, perut ular itu menggelembung setelah memakan ayam,’’ kata Sukamto, warga setempat.
Dia menduga jika ular itu keluar dari sarangnya saat musim hujan. Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui sarang tersebut.
"Selain di tempat saya, di tempat lain juga ada temuan seperti ini. Lokasinya tidak jauh dari sini,’’ ujarnya.
Penangkapan ular itu sempat menjadi tontonan warga. Selanjutnya, ular bernama lain Sanca Kembang tersebut dievakuasi untuk kemudian dilepasliarkan di hutan yang jauh dari aktivitas masyarakat.
Diberitakan sebelumnya, hal serupa pernah terjadi pada bulan November lalu. Kandang peternak ayam Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Magetan, juga kedatangan “tamu tak diundang”.
Seekor ular piton, dikethui menyusup ke dalam kandang pada pukul 23.10 WIB hari Selasa (7/11) lalu.
"Jenis ular piton, panjangnya 2,5 meter dan diameternya 30 sentimeter,’’ kata Dovi Saputra, petugas damkar, Rabu (8/11).
Ia bersama sejumlah petugas damkar segera mengevakuasi ular piton dari kandang milik Kadir usai mendapat laporan warga.
Setelah berhasil dievakuasi, ular diamankan ke mako damkar setempat dalam kondisi hidup.
"Ular sudah memakan satu ekor ayam,’’ ujarnya.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Magetan Ali Sukamto menyampaikan, pihaknya kerap animal recue.
Puluhan laporan masuk ke pihaknya selama Januari-Oktober 2023. Puluhan satwa berhasil dievakuasi. (ril/her)
Editor : Mizan Ahsani