Jawa Pos Radar Lawu - Aktivitas melaut yang biasa dijalani nelayan Pacitan berakhir tragis.
Seorang nelayan asal Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan, dilaporkan meninggal dunia saat berada di tengah laut, Senin malam (1/6).
Korban diketahui bernama Ivermoon Kaensige, 54. Ia meninggal saat tengah menjaring ikan di perairan selatan Pacitan, sekitar dua mil dari Pelabuhan Perikanan Tamperan.
Saat kejadian, korban berada di atas perahu daplangan bernama Nandra Jaya yang dinakhodai Sudarto.
Perahu tersebut berangkat melaut sekitar pukul 16.00 WIB untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan seperti biasa.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengungkapkan, awalnya korban masih mengikuti proses penarikan jaring.
Namun, di tengah aktivitas tersebut, korban tiba-tiba mengeluhkan sakit kepala.
“Korban sempat mengeluhkan sakit kepala, kemudian berbaring di anjungan kapal.
Setelah itu mengalami kejang dan tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Baca Juga: Pemotor Tewas Tertabrak Bus Harapan Jaya di Ring Road Madiun, Diduga Kurang Konsentrasi
Melihat kondisi korban yang semakin memburuk, nakhoda segera menghentikan aktivitas melaut dan memutuskan kembali ke daratan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Perahu akhirnya sandar di Pelabuhan Perikanan Tamperan sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban langsung dievakuasi menuju RSUD dr. Darsono Pacitan.
Namun nahas, setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Magetan, Pemotor Tewas Usai Hantam Truk Boks Terguling
Sebaliknya, terdapat gejala berupa kuku, mulut, dan lidah yang membiru.
Kondisi tersebut mengarah pada dugaan serangan jantung yang dialami korban saat berada di tengah laut.
“Diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung,” terang Ayub.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani