Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Siapa MR? Jomblo Pendiam Asal Bandung Pembuat Grup Fantasi Sedarah: Simpan Ratusan Konten Dewasa di HP!

Oktaviani Sindy • Jumat, 23 Mei 2025 | 23:02 WIB
Jomblo pendiam pembuat Grup Fantasi Sedarah ditangkap, ternyata simpan ratusan konten dewasa di HP.
Jomblo pendiam pembuat Grup Fantasi Sedarah ditangkap, ternyata simpan ratusan konten dewasa di HP.

Jawa Pos Radar Lawu - Siapa sangka, sosok pendiam dan tak menonjol di lingkungan warga Babakan Ciparay, Bandung, justru menjadi dalang di balik salah satu grup paling kontroversial di media sosial?

Dialah MR, pemuda 20 tahun yang kini jadi buah bibir seluruh jagat maya setelah terungkap sebagai pencipta dan admin Grup Fantasi Sedarah di Facebook.

MR ditangkap tim siber Bareskrim Polri pada Senin (19/05), usai polisi mengendus aktivitas mencurigakan yang dilakukan lewat media sosial.

Tak main-main, polisi menemukan 402 gambar dan 7 video berkonten pornografi di ponsel pribadinya.

Yang lebih mengejutkan, konten-konten ini dibagikan secara aktif kepada anggota grup yang dia bentuk sendiri sejak Agustus 2024.

“MR adalah kreator utama dan admin grup. Dari perangkatnya kami temukan ratusan konten pornografi,” tegas Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, dalam konferensi pers pada awak media.

Bukan hanya pria berinisial MR yang terseret, ada enam anggota lainnya juga ditangkap, yakni DK, MS, MJ, MA, KA, dan satu lagi dari grup berbeda bernama Suka Duka.

Mereka kini semua telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal berlapis: dari UU ITE, UU Pornografi, UU Perlindungan Anak, hingga UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Total ancaman hukuman menjadi 15 tahun penjara dan denda hingga Rp6 miliar.

Fakta mengejutkannya, tetangga MR pun turut kaget, Yogi Sulistio, Ketua RW tempat tinggal MR di Babakan Ciparay, mengaku tak pernah menyangka remaja pendiam itu terlibat dalam kasus sebobrok ini.

“Dia enggak kuliah, belum menikah, dan dikenal pendiam. Bahkan keluarganya pun syok,” ujar Yogi kepada awak media.

Diketahui, MR ternyata tak memiliki aktivitas yang mencolok. Tidak kuliah, tak bekerja jelas, dan tidak memiliki rekam jejak digital yang ekstrem sebelum kasus ini terungkap.

Tapi diam-diam, ia membangun sebuah komunitas digital gelap yang meresahkan, bahkan menjijikkan, hingga akhirnya dibongkar aparat.

Makin Viral, Netizen Geram dan Cemas

Baca Juga: Panduan Lengkap Jadwal Puasa Arafah & Tarwiyah 2025 Beserta Doa Niatnya untuk Sambut Iduladha

Kabar penangkapan MR langsung jadi viral di berbagai platform—dari TikTok, X (Twitter), Instagram, hingga YouTube.

Tagar #FantasiSedarah hingga #TangkapMR ramai dibahas warganet yang geram sekaligus takut dengan maraknya penyimpangan seksual di ranah digital.

Banyak yang menuntut pembersihan total platform media sosial dari grup-grup serupa, bahkan meminta pemantauan lebih ketat terhadap konten-konten Facebook dan platform lain yang rentan disalahgunakan.

Kasus MR bukan sekadar skandal, ini adalah alarm bahaya tentang betapa dunia digital bisa menjadi sarang kejahatan seksual tersembunyi.

Sosok yang tampak biasa di depan rumah bisa jadi predator di balik layar ponsel. (okta)

Editor : Riana M.
#jomblo #facebook #tagar #mr #Fantasi Sedarah #viral