MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Kecelakaan kereta Magetan terjadi di perlintasan kereta api JPL 08, KM 176+586, tepatnya di area emplasemen Stasiun Magetan, Senin siang (19/4/2025).
Kereta Api KA Malioboro Ekspres 170 relasi Purwokerto–Malang menabrak tujuh sepeda motor sekaligus.
Informasi yang dihimpun, akibat insiden kereta tabrak motor di Magetan tersebut Empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Berdasarkan data dari PT KAI Daop 7 Madiun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.49 WIB.
Perlintasan tersebut merupakan jalur resmi dan dijaga, namun diduga terjadi kelalaian koordinasi antar petugas.
Kronologi Kejadian
Insiden berawal saat KA 269 Matarmaja melintas terlebih dahulu.
Setelah kereta tersebut lewat, palang pintu dibuka, padahal dari arah berlawanan KA 170 Malioboro Ekspres sedang melaju dan belum melintasi lokasi.
Dalam hitungan detik, kereta menabrak tujuh sepeda motor yang sudah memasuki perlintasan.
"Setelah KA 269 lewat, pintu JPL dibuka, padahal masih ada KA Malioboro Ekspres dari arah sebaliknya. Ini yang menyebabkan motor-motor tertemper," tulis laporan resmi internal Daop 7 Madiun.
Empat Orang Meninggal Dunia
Hingga Senin sore, empat korban meninggal dunia berhasil diidentifikasi oleh petugas gabungan TNI-Polri dan tim medis.
Korban meninggal merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor yang tertabrak.
Identitas empat korban meninggal dunia tersebut masih dalam identifikasi.
Sementara itu, beberapa korban luka lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Sayidiman Magetan.
Petugas juga mengevakuasi tujuh sepeda motor yang mengalami kerusakan parah.
Tindak Lanjut PT KAI
Pasca insiden, masinis KA 170 sempat menghentikan perjalanan di KM 175+000 untuk pemeriksaan rangkaian.
Pada pukul 12.57 WIB, rangkaian dinyatakan aman dan melanjutkan perjalanan ke Madiun.
Pemeriksaan lanjutan dilakukan di Stasiun Madiun dengan menurunkan petugas teknis PTGOK no. 24.
PT KAI belum mengumumkan secara resmi apakah ada gangguan terhadap jadwal perjalanan kereta api lain. (kid)