MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Glodog–Kendal, tepatnya di pertigaan Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni satu truk tangki air dan dua sepeda motor.
Berdasarkan informasi dari warga di lokasi, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.
Menurut saksi mata Nur Kholis, warga sekitar, salah satu korban mengalami luka parah di bagian kepala dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban mengalami luka berat, berdarah di bagian kepala. Setelah dicek warga, infonya sudah meninggal di tempat,” ujarnya.
Truk Diduga Menyerempet Kendaraan di Depan
Masih menurut keterangan warga, truk tangki air diduga sedang mencoba menyalip sepeda motor.
Namun malah menyerempet kendaraan di depannya dan memicu kecelakaan.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan Iptu Sulanjar membenarkan bahwa kejadian tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni:
Truk tangki air bernopol AB 8834 NE yang dikemudikan AD (44), warga Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Ngawi.
Sepeda motor Honda Supra bernopol AE 2959 Q yang dikendarai S (64), warga Desa Randusongo, Kecamatan Gerih, Ngawi.
Sepeda motor Honda Beat bernopol AE 5711 OQ, dikendarai J (49), warga Desa Karas, Magetan, yang berboncengan dengan TW (63), warga Jakarta Selatan.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Supra yang memuat rumput melaju dari arah timur ke barat dan hendak belok ke kanan di pertigaan Desa Ginuk.
Dari arah belakang, truk tangki air menyerempet muatan rumput tersebut dan pengemudinya banting setir ke kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai J dan membonceng TW melaju dari barat ke timur.
Karena jarak yang terlalu dekat, motor tersebut menabrak truk dan kecelakaan pun tak terhindarkan.
“Dua korban mengalami luka ringan, dan satu korban luka berat. Ketiganya sudah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Iptu Sulanjar.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami masih mendalami kronologi dan penyebab pasti dari laka lantas ini,” tutup Sulanjar. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid