MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu – Tragedi memilukan terjadi di Dusun Godang, Desa Kaliabu, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (22/2/2025) sore.
Seorang bocah berusia 12 tahun, Fairus Xevin Andriono, ditemukan tewas tenggelam di kubangan bekas kolam ikan sedalam dua meter.
Korban yang merupakan siswa kelas 6 SD itu awalnya bermain hujan bersama empat temannya, Fandi, Farlen, Haskia, dan Hafiz, di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi, mereka kemudian memutuskan bermain air di kubangan tersebut.
Namun, beberapa saat kemudian, Fairus tiba-tiba menghilang dari pandangan.
“Salah satu saksi, Hafiz, berteriak memanggil korban, tapi tidak ada jawaban. Mereka panik dan langsung berlari mencari bantuan warga,” ujar Kapolsek Mejayan dalam laporan resminya.
Warga yang mendapatkan laporan segera melakukan pencarian dan menemukan tubuh korban mengambang di tengah kubangan air.
Kejadian ini langsung dilaporkan ke kepala desa dan diteruskan ke Polsek Mejayan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi memastikan bahwa Fairus meninggal murni akibat tenggelam karena tidak bisa berenang.
Kapolsek Mejayan Kompol Muslich Bawani bersama tim kepolisian segera mendatangi lokasi, memeriksa saksi, serta melakukan dokumentasi kejadian.
Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak melakukan autopsi.
Jenazah Fairus pun langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.
Kapolsek Mejayan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap anak-anak yang bermain di sekitar genangan air atau kubangan bekas kolam.
“Kami mengingatkan agar para orang tua lebih mengawasi anak-anaknya, terutama saat musim hujan seperti sekarang," pesan Kapolsek.
"Pastikan mereka tidak bermain di lokasi yang berbahaya seperti kubangan atau sungai,” tegasnya. (jho/kid)
Editor : Nur Wachid