PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Suasana belajar di SMPN 1 Pacitan tiba-tiba berubah tegang saat seorang siswi, HYS (14), mengalami kejadian tak terduga.
Jari kelingking siswa SMPN 1 Pacitan tersebut terjebak di lubang kursi kelas, membuatnya panik hingga harus dievakuasi oleh tim pemadam kebakaran (Damkar) Pacitan.
Peristiwa ini bermula ketika Hasna secara iseng memasukkan jari kelingkingnya ke lubang kursi.
Namun, saat mencoba menariknya kembali, jari tersebut tersangkut dan tidak bisa dilepaskan. Setelah beberapa kali percobaan gagal, ia melaporkan kejadian itu kepada guru kelasnya.
Melihat kondisi siswi yang panik, pihak sekolah memutuskan untuk membawanya langsung ke Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) 113 Pacitan untuk mendapatkan bantuan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Pacitan, Sugito, mengungkapkan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.
“Kami menggunakan peralatan seperti gergaji, palu, dan pahat untuk membebaskan jari korban tanpa menimbulkan cedera serius,” jelasnya.
Evakuasi ini berlangsung selama sekitar 42 menit, dimulai pukul 14.41 WIB dan berhasil diselesaikan pada 15.23 WIB. Setelah proses yang cukup panjang, jari Hasna akhirnya berhasil dibebaskan dengan selamat.
“Alhamdulillah, korban berhasil dievakuasi tanpa luka serius. Kejadian ini bisa menjadi pelajaran agar siswa lebih berhati-hati dalam beraktivitas di dalam kelas,” tambah Sugito.
Baca Juga: Selatan, Arah Baik di Kamis Wage, Hari Pasaran Jawa dalam Tradisi Budaya dan Kepercayaan
Insiden ini sontak menjadi perhatian warganet setelah video evakuasi beredar di media sosial.
Banyak yang merasa lega karena Hasna bisa diselamatkan tanpa cedera, namun tak sedikit juga yang mengingatkan agar siswa lebih berhati-hati dalam bermain di kelas.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa tindakan kecil yang tampak sepele bisa berujung pada situasi darurat. Diharapkan siswa lebih bijak dalam beraktivitas di sekolah agar kejadian serupa tidak terulang. (hyo/kid)
Editor : Nur Wachid