Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cerita Penemuan Jasad Nenek Penjual Gorengan di Ngawi, Diawali Tetangga Cium Bau Gosong

Asep Syaeful • Sabtu, 9 November 2024 | 03:47 WIB
PETAKA: Seorang nenek penjual gorengan ditemukan tewas tercebur sumur di Desa Krompol, Bringin, Ngawi, pada Jumat (8/11/2024). DAMKAR UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI 
PETAKA: Seorang nenek penjual gorengan ditemukan tewas tercebur sumur di Desa Krompol, Bringin, Ngawi, pada Jumat (8/11/2024). DAMKAR UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI 

NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu - Suyatmi, 60, warga Desa Krompol, Kecamatan Bringin, Ngawi, ditemukan tewas.

Petaka mendatangi nenek penjual gorengan keliling itu sekitar pukul 10.45, Jumat (8/11/2024).

Kesulitan, petugas butuh waktu sampai setengah jam untuk mengevakuasi jasad korban yang ternyata berada di dalam sumur.

Begini cerita penemuannya.

Kejadian pertama kali diketahui Sarimin, 55, tetangga korban.

Saat itu, dia merasa curiga karena mencium bau gosong.

Dia lantas bergegas menuju dapur korban.

Ternyata, dapur kondisi kosong.

Namun, api masih menyala menggoreng gorengan.

''Saya langsung mencari korban,'' kata Sarimin.

Sampai di bagian belakang rumah korban, Sarimin mendapati penutup sumur jebol.

Mulut Sarimin, tak henti memanggil-manggil nama korban.

Setelah beberapa panggilan tak direspons, dia menduga korban tercebur ke dalam sumur.

"Langsung lapor ke warga dan petugas desa," ungkapnya.

Petugas kepolisian dan pemerintah desa langsung ke TKP.

Benar saja, korban tercebur sumur.

Petugas pemadam kebakaran (damkar) setempat dikerahkan untuk evakuasi.

Setengah jam kemudian, korban berhasil diangkat dari sumur berdiameter sekitar 60 sentimeter itu.

Serta, kedalaman sumur petaka di Ngawi itu mencapai 25 meter.

''Evakuasi cukup sulit,'' kata Angga Tristiawan, petugas Damkar Ngawi Regu 3. (sae/den)

Editor : Deni Kurniawan
#gorengan #tewas #sulit #ngawi #evakuasi #Penjual #damkar #sumur #petaka #Cerita #nenek