PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Aksi pencurian siang bolong di Pacitan kembali menggegerkan warga setelah video rekaman CCTV dari sebuah toko kelontong tersebar di media sosial.
Kejadian tersebut terjadi di toko milik Raya Eni yang berlokasi di Jalan Pacitan-Lorok KM 31, Desa Bodang, Kecamatan Ngadirojo, pada Senin (6/10/2204) sekitar pukul 14.36 WIB.
Pelaku pencurian terlihat mengenakan helm, masker, dan sarung tangan untuk menyembunyikan identitasnya.
Dalam rekaman CCTV yang viral, pelaku tampak mondar-mandir di sekitar toko, memastikan bahwa situasi aman sebelum melancarkan aksinya.
Setelah merasa yakin pemilik toko lengah, pelaku langsung menuju ke bagian dalam toko dan mengambil uang tunai yang disimpan di dalam tas berwarna hitam.
"Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 2,8 juta," ujar Kapolsek Ngadirojo, Iptu Suyitno.
Menurut Iptu Suyitno, pencurian tersebut terjadi sangat cepat dan pelaku tampak sangat berhati-hati dalam aksinya.
“Pelaku terlihat profesional, dia sangat teliti memperhatikan situasi sekitar sebelum melancarkan aksinya. Dari pakaian yang dikenakan seperti helm, masker, dan sarung tangan, pelaku berusaha meminimalisir kemungkinan teridentifikasi dari rekaman CCTV,” tambahnya.
Setelah berhasil menggasak uang dari toko kelontong tersebut, pelaku segera melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor matic Yamaha Mio berpelat nomor S 5199 YT.
Pelaku tampak memacu motornya dengan kecepatan tinggi meninggalkan lokasi kejadian.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan melacak identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV dan nomor polisi kendaraan yang digunakan,” ungkap Suyitno.
Baca Juga: Hati-Hati! Pola Asuh 'Strict Parents' Bisa Berdampak Buruk pada Tumbuh Kembang Anak
Video rekaman CCTV pencurian tersebut langsung menyebar luas di media sosial, memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang mengutuk aksi pencurian yang terjadi di siang bolong tersebut.
Warga setempat pun merasa resah karena pencurian ini terjadi di waktu dan tempat yang tak terduga.
“Pencuri ini berani beraksi di siang hari, artinya dia sudah tahu betul situasi di sekitar toko. Ini membuat kami semakin waspada,” kata salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, pemilik toko, Raya Eni, mengaku sangat terkejut dengan kejadian ini. Dia tidak menyangka bahwa tokonya menjadi sasaran pencurian di tengah hari.
"Saya sedang berada di belakang saat kejadian, dan tidak menduga ada pencuri yang beraksi secepat itu. Saya berharap pelaku segera tertangkap agar tidak ada lagi korban seperti saya," ujarnya.
Polisi setempat kini tengah memperketat pengawasan di sekitar area tersebut, terutama di lokasi-lokasi yang rentan menjadi target kejahatan.
"Kami menghimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati, terutama saat meninggalkan toko tanpa pengawasan. CCTV menjadi alat yang sangat penting untuk memantau situasi, tetapi kewaspadaan juga harus tetap ditingkatkan," kata Iptu Suyitno menambahkan. (hyo/kid)
Editor : Nur Wachid