Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Innalillahi, Ditinggal Yasinan, Rumah Seorang Warga di Pacitan Ludes Terbakar, Ini Kronologi dan Penyebab Insiden Kebakaran Malam Jumat

Nur Cahyono • Jumat, 13 September 2024 | 06:18 WIB
Detik-detik kebakaran rumah milik warga di Pacitan saat ditinggal Yasinan malam Jumat (12/9/2024). (DAMKAR UNTUK JAWA POS RADAR PACITAN)
Detik-detik kebakaran rumah milik warga di Pacitan saat ditinggal Yasinan malam Jumat (12/9/2024). (DAMKAR UNTUK JAWA POS RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Kebakaran hebat kembali terjadi di Pacitan.

Kali ini, rumah milik Sidik, warga Dusun Kalipucung, Desa/Kecamatan Punung, Pacitan, dilalap api hingga hangus pada Kamis malam (11/9/2024). 

Insiden tersebut terjadi saat penghuni rumah sedang tidak berada di tempat.

Menurut keterangan dari Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP Pacitan, Sugito, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 19.05 WIB.

“Kebakaran menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah,” ungkap Sugito kepada Jawa Pos Radar Pacitan. 

Sugito menjelaskan bahwa sebelum kebakaran terjadi, Sidik sedang mengikuti acara Yasinan di rumah tetangganya yang rutin digelar setiap malam Jumat.

Tak lama setelah acara dimulai, warga di sekitar rumahnya mulai berteriak karena melihat api menyala dari bagian dapur rumah Sidik.

“Api pertama kali terlihat dari ruang dapur oleh tetangga korban,” tambahnya.

Material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menyebar ke seluruh bagian rumah.

Angin kencang juga memperparah situasi, mempercepat penyebaran api hingga sulit dikendalikan.

Warga setempat sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun gagal karena api dengan cepat membesar.

Tim pemadam kebakaran dari unit pembantu Punung yang tiba lebih awal di lokasi juga mengalami kesulitan dalam memadamkan api.

Mereka harus menunggu bantuan dari Damkar Pacitan, yang mengirimkan sedikitnya empat armada untuk menjinakkan si jago merah.

Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama lebih dari satu jam.

“Api menghanguskan tiga bagian rumah, yaitu dapur, ruang keluarga, dan kamar tidur,” jelas Sugito.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Kerugian masih ditaksir dan penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” tutup Sugito.

Kebakaran ini menjadi insiden ketiga dalam dua hari terakhir di Pacitan.

Sebelumnya, tempat pengolahan kayu milik warga Desa Ponggok juga terbakar pada Rabu (11/9/2024) petang, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Selain itu, dapur milik Srinatun, warga Dusun Siwilan, Desa Kayen, juga mengalami kebakaran pada Kamis pagi (12/9/2024). (hyo/kid)

Editor : Nur Wachid
#ludes #penyebab #kronologi #kebakaran #Ditinggal #yasinan #Jumat #warga #terbakar #pacitan #rumah #innalillahi #punung #malam