MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Sebuah mobil Mitsubishi Pajero hitam dengan nomor polisi AE 9 PT mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik ke dalam parit sedalam tiga meter di Jalan Raya Plaosan-Ngariboyo, Dusun Banyuputih, Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan pada Jumat pagi (23/8/2024).
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.15 pagi. Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Sabar, mobil tersebut melaju dari arah barat ke timur sebelum akhirnya terjun ke parit.
"Mobil itu awalnya menyalip sepeda motor yang baru pulang dari pasar, tapi tiba-tiba belok dan langsung terjun ke parit hingga terbalik," ungkap Sabar.
Dalam kecelakaan tersebut, terdapat dua orang yang berada di dalam mobil, yaitu Ilham Wahid Huda Mu’arif (26) sebagai sopir dan Suparni alias Pitut (50), seorang pengusaha ternama di Magetan yang menjadi penumpang.
Keduanya merupakan warga Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo. Mereka mengalami luka ringan.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan dan langsung dibawa ke Puskesmas Plaosan," tambahnya.
Kanit Lantas Pos Lantas Pasar Plaosan, Ipda Guntur Wiratsongko, menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan sopir kepada polisi, kecelakaan terjadi karena ia mengantuk saat berkendara.
"Mobil itu terjun ke parit karena supir mengantuk. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat. Supir mengalami luka memar, sedangkan penumpangnya luka ringan di pelipis kiri," terangnya.
Setelah mendapat perawatan di Puskesmas Plaosan, keluarga korban memutuskan untuk merujuk mereka ke Rumah Sakit di Madiun.
Akibat insiden ini, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 15 juta.
Ipda Guntur pun mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat merasa mengantuk, serta selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.
"Kalau mengantuk, lebih baik istirahat dulu, dan selalu jaga kondisi kendaraan," pungkasnya. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid