Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Detik-Detik Mobil Pajero Terbalik ke Parit di Plaosan, Magetan, Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab

Aprilita Sari • Jumat, 23 Agustus 2024 | 17:37 WIB
Mobil Pajero terbalik di parit di Plaosan, Magetan Jumat pagi (23/8/2024). (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)
Mobil Pajero terbalik di parit di Plaosan, Magetan Jumat pagi (23/8/2024). (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Sebuah mobil Mitsubishi Pajero hitam dengan nomor polisi AE 9 PT mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik ke dalam parit sedalam tiga meter di Jalan Raya Plaosan-Ngariboyo, Dusun Banyuputih, Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan pada Jumat pagi (23/8/2024).

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.15 pagi. Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Sabar, mobil tersebut melaju dari arah barat ke timur sebelum akhirnya terjun ke parit.

"Mobil itu awalnya menyalip sepeda motor yang baru pulang dari pasar, tapi tiba-tiba belok dan langsung terjun ke parit hingga terbalik," ungkap Sabar.

Dalam kecelakaan tersebut, terdapat dua orang yang berada di dalam mobil, yaitu Ilham Wahid Huda Mu’arif (26) sebagai sopir dan Suparni alias Pitut (50), seorang pengusaha ternama di Magetan yang menjadi penumpang.

Keduanya merupakan warga Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo. Mereka mengalami luka ringan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan dan langsung dibawa ke Puskesmas Plaosan," tambahnya.

Kanit Lantas Pos Lantas Pasar Plaosan, Ipda Guntur Wiratsongko, menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan sopir kepada polisi, kecelakaan terjadi karena ia mengantuk saat berkendara.

"Mobil itu terjun ke parit karena supir mengantuk. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat. Supir mengalami luka memar, sedangkan penumpangnya luka ringan di pelipis kiri," terangnya.

Setelah mendapat perawatan di Puskesmas Plaosan, keluarga korban memutuskan untuk merujuk mereka ke Rumah Sakit di Madiun.

Baca Juga: Potensi All Indonesia Fajar/Rian dan Bagas/Leo Semifinal di Japan Open 2024 Jadi Sorotan: Siap Ciptakan Duel Sengit

Akibat insiden ini, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 15 juta.

Ipda Guntur pun mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat merasa mengantuk, serta selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.

"Kalau mengantuk, lebih baik istirahat dulu, dan selalu jaga kondisi kendaraan," pungkasnya. (ril/kid)

Editor : Nur Wachid
#penyebab #kronologi #plaosan #magetan #parit #pajero #mobil #mengantuk #sopir #terbalik