PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Kejadian tragis menimpa seorang pelajar SMP Negeri 4 Pacitan, berinisial AA, tewas tenggelam di aliran Sungai Grindulu pada Sabtu (10/8/2024).
Remaja berusia 14 tahun itu kehilangan nyawanya saat berenang di bekas DAM sungai, tepatnya di Dusun Duduhan, Desa Mentoro, Pacitan.
Kapolsek Pacitan Kota, AKP Sugeng Rusly Muslan, mengungkapkan bahwa insiden ini bermula ketika AA bersama tiga temannya, yakni Rama Donata (14), AED (14), dan K (14), berencana memancing di Sungai Grindulu.
Namun, karena cuaca yang panas, mereka memutuskan untuk berenang di sungai tersebut.
"Pada pukul 13.00 WIB, mereka pamit untuk memancing. Setibanya di lokasi, karena cuaca panas, mereka memutuskan untuk berenang. Saat itulah korban, AA, terperosok dan menghilang di dalam air," ungkap kapolsek berdasarkan keterangan saksi Rama Donata.
Teman-teman korban segera berteriak meminta pertolongan kepada warga dan penambang pasir yang berada di sekitar lokasi.
Namun, usaha penyelamatan tidak membuahkan hasil, karena dasar sungai yang berlumpur dan mudah amblas.
Adam, putra dari Siti Komariyah, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
"Keterangan dari keluarga menyebutkan bahwa korban bisa berenang, tetapi tidak terlalu mahir," tambah Sugeng.
Baca Juga: Maharani Kemala dan Shandy Purnamasari Pecah Kongsi, Hal Ini Diduga Jadi Pemicunya
Jenazah Adam Arahman langsung dibawa ke RSUD dr. Darsono untuk menjalani pemeriksaan visum.
Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dari pemeriksaan medis luar, tidak ada indikasi kekerasan. Ini murni kecelakaan karena korban tidak mahir berenang," pungkas Sugeng. (hyo/kid)
Editor : Nur Wachid