Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Saka Tatal Jalani Ritual Sumpah Pocong, Netizen Beri Dukungan

Riana M. • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 01:59 WIB
Saka Tatal jalani ritual Sumpah Pocong (Tangkap layar TikTok @rofie_ash)
Saka Tatal jalani ritual Sumpah Pocong (Tangkap layar TikTok @rofie_ash)

Jawa Pos Radar Lawu - Nama Saka Tatal Kembali menjadi sorotan.

Kini Saka Tatal diketahui menjalani sumpah pocong Jumat, (9/8) di Padepokan Amparan Jati Cirebon, Jawa Barat.

Dalam ritual tersebut, Saka Tatal bersumpah dirinya tidak terlibat dalam peristiwa pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi pada 2016 silam.

Dilansir Radar Lawu dari akun TikTok @rofie_ash mengunggah video detik-detik Saka Tatal sedang menjalani ritual Sumpah Pocong.

Adapun yang memimpin sumpah pocong ini adalah Pimpinan Padepokan Amparan Jati Raden Gilap Sugiono.

Unggahan video tersebut menuai beragam komentar warganet.

Sebagian besar dari mereka memberi dukungan pada Saka Tatal yang rela menjalani ritual Sumpah Pocong untuk membuktikan kebenaran.

"Merinding gak kuat (emoji nangis)... demi kebenaran saka sampai rela melakukan sumpah pocong ini
sehat selalu saka..." komen @ambucar***.

"ya allah(emoji nangis)tanpa sumpah pocong sy percaya kamu g brsalah nak saka," tulis @mayes***.

"mungkin bg org2 yg g faham, ini cuma lelucon main2an tapi bagi yg faham sumpah ini sangat menakutkan... penuh sirat mistis jiwa yg bergetar.." komen @Rimba Anda***.

MUI Tanggapi Aksi Saka Tatal

Aksi Saka Tatal menjalani ritual Sumpah Pocong mendapat sorotan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) , Ikhsan Abdullah menegaskan bahwa prosesi sumpah pocong yang dilakukan Saka Tatal tidak ada dalam agama Islam dan hanya adat istiadat.

Namun, kalimat sumpah yang diucapkan Saka Tatal menyebut nama Allah diterima dalam agama Islam.

"Lafadznya itu adalah sumpah itu ada di dalam agama yaitu menyebut nama Allah bahwa dia tidak bersalah itu merupakan diterima di dalam agama. Tapi dalam prosesi dibungkus kain kafan dikubur-kuburkan itu adalah budaya tradisi atau kearifan lokal yang sudah ada sejak dulu," ujarnya dikutip dari laman Sindonews.com.

Dia menyebut dalam agama Islam tidak ada sumpah pocong melainkan bersumpah menyebut nama Allah. 

"Kalau tidak benar akan menimbulkan secara psikologis kejiwaan dia tidak akan terbebas seumur hidupnya. Tapi sebaliknya bila mana itu memang benar tidak melakukan maka dampaknya tentu kena secara psikologis juga bagi yang memperlakukan Saka Tatal dengan dzolim," jelasnya.

Ikhsan mengatakan apa yang dilakukan Saka Tatal untuk membuktikan bahwa dirinya bukan pelakunya.

"Saka Tatal terbebas dari azab, sebaliknya ini kebalikan apakah itu aparat, hakim, jaksa, tentu menanggung secara psikologis tidak langsung nyata tapi pasti akan berdampak psikologis," imbuhnya. (*)

Editor : Riana M.
#cirebon #majelis ulama indonesia #sumpah pocong #jawa barat #ritual #pembunuhan Vina dan Eky #saka tatal #mui #bersumpah