SARADAN, Jawa Pos Radar Lawu – Truk muatan cabai menumbur truk tangki tetes di Tol Ngawi-Kertosono Kediri pukul 05.00 Jumat (2/2). Tepatnya di kilometer 619 B, masuk Desa Bongsoputro, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Akibat kecelakaan maut di jalur bebas hambatan itu, Ariyanto, 52, sopir truk muatan cabai nopol P 9391 VI tewas di lokasi kejadian.
Ariyanto, warga Desa Temurejo, Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi itu kegencet bodi truk yang menyebabkan proses evakuasi berlangsung dramatis. Bahkan evakuasi memakan waktu hingga lima jam lebih.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Roni Susanto membeberkan kronologi bermula dari truk bermuatan cabai melaju dari arah Banyuwangi hendak ke Bogor.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk hendak menyalip truk yang juga pengangkut cabai dari lajur lambat.
Nahas, di depannya ternyata ada truk tangki tetes yang dikemudikan Mujito, 52, warga Desa Margourip, Ngancar, Kabupaten Kediri. Jarak yang terlalu dekat mengakibatkan kecelakaan tak terhindarkan.
Truk cabai menumbur bagian belakang truk tangki tetes. Kerasnya benturan mengakibatkan truk tangki tetes mengalami kebocoran.
“Untuk sopir truk cabai meninggal dunia karena terjepit badan kap truk, kebetulan ini sopir tunggal tidak ada kernetnya,” jelasnya.
Disinggung terkait penyebab kecelekaan, Roni menyatakan dugaan sementara sopir truk cabai melaku ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi.
“Sopir truk tangki ini kami mintai keterangan guna mengetahui pasti penyebab kecelakaan,” tandasnya.
Sementara kedua kendaraan saat ini telah dievakuasi petugas. (ryu/kid)
Editor : Nur Wachid