Jawa Pos Radar Lawu - Perombakan besar-besaran terjadi di tubuh sejumlah klub sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya musim kompetisi baru.
Dalam Kongres Biasa PSSI 2025 yang digelar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, pertengahan pekan ini, tercatat tujuh klub resmi mengganti nama sekaligus domisili, sementara 24 klub lainnya hanya mengubah nama, dan satu klub memindahkan domisili tanpa mengubah nama.
Bhayangkara Resmi Hijrah ke Lampung
Salah satu perubahan paling mencolok datang dari Bhayangkara Presisi FC, yang kini resmi berganti nama menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Tak hanya nama, klub milik institusi Polri ini juga mengalihkan markasnya dari Surabaya ke Bandar Lampung.
Langkah ini menandai kembalinya klub profesional di Provinsi Lampung setelah Badak Lampung FC terakhir kali tampil di Liga 1 pada musim 2019/2020.
Bhayangkara akan bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Bandar Lampung, stadion berkapasitas sekitar 25 ribu penonton.
Sebelum menetapkan pilihan ke Lampung, Bhayangkara sempat mempertimbangkan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Namun, pilihan akhirnya jatuh pada Bandar Lampung yang dinilai lebih strategis serta berpotensi membangkitkan geliat olahraga lokal.
Musim depan, Bhayangkara akan tampil di Liga 1 Indonesia 2025/2026 setelah menembus final Liga 2 meski akhirnya kalah dari PSIM Yogyakarta di laga puncak yang digelar di Stadion Manahan, Solo.
Daftar 7 Klub yang Ganti Nama dan Domisili
Selain Bhayangkara, enam klub lain juga melakukan perubahan identitas dan lokasi markas. Berikut daftarnya:
- Bhayangkara Presisi FC (Surabaya) → Bhayangkara Presisi Lampung FC (Bandar Lampung)
- Persikas Subang (Kabupaten Subang) → Sumsel United (Palembang)
- Tornado FC Pekanbaru (Pekanbaru) → Kendal Tornado FC (Kendal)
- PS Maluku (Ambon) → Kediri United (Kediri)
- Sumut United (Medan) → Pesikad (Depok)
- NZR Sumbersari (Malang) → Persikutim United (Kutai Timur)
- PSKC Cimahi (Cimahi) → Garudayaksa FC (Bekasi)
24 Klub Lain Ganti Nama
Berikut daftar klub yang melakukan perubahan nama namun tetap mempertahankan domisili:
- Kresna FC → Kresna Unesa FC
- Perssu Sumenep → Perssu Madura City
- Singhasari FC → Blayu FC
- Paradise Football Angels → GMB Generation
- PS Gianyar → Persegi Gianyar
- Bintang Bali FC → Bintang Perkanthi FC
- PCB Persipasi → Persipasi
- PISA → Cirebon United
- Super Progresif FC → Progresif Indonesia FC
- Adhyaksa Farmel FC → Adhyaksa FC Banten
- Gundala FC → Sanggeni Purnama Banten FC
- Raga Negeri FC → Raga Negeri
- Dewa United FC → Dewa United Banten FC
- Harnas Tiga Satu Group FC → TS. Saiburai Lampung
- PSAA Lampoh Kuede → Aceh Kutaraja FC
- Abadi Riau → Aufia FC
- Tripel FC → Unri FC
- Pemuja → Flamboyan Soccer
- Persisko Bangko → Persisko 1960
- PS Sambas Putra → Pulau Indah
- Caladium FC → Balikpapan FC
- Bantul United → BKS Indonesia
- PS Indonesia Muda → Indonesia Muda Naturindo
- Persami Sikka → Persami Maumere
Satu Klub Pindah Domisili Saja
Satu klub terakhir tidak mengubah nama, tapi resmi pindah domisili:
- Nusantara United FC, dari PSSI Provinsi DIY pindah ke PSSI Provinsi Jawa Tengah.
Apakah perubahan ini akan membawa dampak positif di musim kompetisi mendatang? Menarik untuk dinantikan! (*)
Editor : Riana M.