Jawa Pos Radar Lawu - AC Milan kembali menelan pil pahit di Liga Serie A Italia setelah secara mengejutkan tumbang dari Bologna dalam laga pekan ke-9 yang digelar di Stadion Renato Dall'Ara, Jumat (28/2) dini hari.
Datang sebagai tim unggulan, Rossoneri justru pulang dengan tangan hampa setelah Bologna sukses membalikkan keadaan dan menang dengan skor 2-1.
Padahal, AC Milan sempat membuka harapan dengan unggul lebih dulu melalui aksi gemilang Rafael Leao.
Namun, Bologna menunjukkan semangat pantang menyerah dan berhasil mencetak dua gol balasan di babak kedua, yang akhirnya membuat Milan pulang tanpa poin.
AC Milan memulai laga dengan agresif, menekan sejak menit awal untuk mencari peluang.
Yunus Musah sempat mengancam gawang Bologna di menit ke-16, tetapi kiper Lukasz Skorupski tampil solid untuk menggagalkan peluang tersebut.
Keunggulan Milan akhirnya datang di menit ke-35. Berawal dari bola liar yang meluncur ke arah gawang Bologna, Rafael Leao berhasil lepas dari kawalan bek lawan dan mengecoh Skorupski sebelum melepaskan tembakan mendatar yang berbuah gol.
Gol ini menjadi suntikan semangat bagi AC Milan untuk meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan.
Namun, Bologna tidak tinggal diam. Tuan rumah terus menekan dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai.
Levis Ferguson mengeksekusi tendangan bebas yang sempat mengenai Giovanni Fabian sebelum bola jatuh ke kaki Santiago Castro.
Dalam situasi kemelut di depan gawang, Castro dengan sigap melepaskan tendangan yang gagal dihalau oleh Mike Maignan.
Skor berubah menjadi 1-1.Milan yang sangat membutuhkan poin penuh terus berusaha menciptakan peluang, tetapi pertahanan solid Bologna membuat mereka kesulitan.
Luka Jovic, yang masuk sebagai pemain pengganti, hampir mencetak gol pada menit ke-77 lewat tandukan kepalanya. Sayangnya, Skorupski kembali tampil heroik dan berhasil mengamankan bola.
Petaka bagi Milan datang di menit ke-82 ketika Bologna mencetak gol kedua.
Serangan cepat dari sisi kiri yang dipimpin oleh Nicolo Cambiaghi berakhir dengan umpan ke tengah kotak penalti. Dan Ndoye berhasil menyambar bola dan menciptakan kemelut di depan gawang Milan.
Mike Maignan yang sudah terjatuh gagal menjangkau bola, dan Strahinja Pavlovic yang bertugas mengawal Ndoye juga tidak mampu mencegahnya mencetak gol. Bologna berbalik unggul 2-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, AC Milan gagal mencetak gol balasan dan harus menerima kekalahan yang semakin memperburuk situasi mereka di Liga Italia.
Hasil ini membuat Rossoneri semakin menjauh dari zona Liga Champions dan menambah tekanan bagi Sergio Conceicao, yang kini gagal membawa timnya menang dalam tiga laga terakhir di semua ajang.
Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi AC Milan yang sebelumnya berharap bisa bangkit setelah tersingkir dari Liga Champions dan kalah dari Torino.
Kini, mereka harus segera berbenah sebelum semakin tertinggal dalam persaingan papan atas Serie A. (*)