Jawa Pos Radar Lawu - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menjadi andalan Venezia saat menghadapi Genoa dalam laga pekan ke-25 Serie A 2024/25 di Stadion Luigi Ferraris, Selasa (18/2) dini hari WIB.
Sayangnya, meski Idzes tampil solid gagal menghindarkan timnya dari kekalahan 0-2 setelah dua gol Genoa tercipta di babak kedua melalui Andrea Pinamonti dan Maxwel Cornet.
Hasil ini memperburuk situasi Venezia yang masih terjebak di zona degradasi, menempati peringkat 19 dengan 16 poin dari 25 pertandingan.
Sementara itu, Genoa sukses naik ke posisi 11 klasemen Serie A dengan koleksi 30 poin dari jumlah laga yang sama.
Venezia sempat memberikan perlawanan sengit di babak pertama. Jay Idzes, yang bertugas sebagai pemimpin di lini belakang, tampil disiplin menjaga pertahanan timnya.
Genoa lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Venezia juga punya peluang emas mencetak gol.
Peluang pertama Venezia hadir pada menit ke-26 lewat sepakan Gaetano Oristanio di dalam kotak penalti, tetapi bola masih bisa diamankan kiper Genoa, Nicola Leali.
Tim tamu kembali mengancam pada menit ke-41. Hans Caviglia melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah ke gawang, namun Leali kembali sigap menepis bola keluar.
Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Genoa akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-82.
Andrea Pinamonti sukses menjebol gawang Venezia dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Hanya berselang empat menit, Maxwel Cornet menambah derita Venezia dengan gol keduanya untuk Genoa. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan Pemain
Genoa: Nicola Leali; Koni De Winter, Mattia Bani, Johan Vazquez, Aaron Martin; Morten Frendrup, Patrizio Masini; Vitor Oliveira, Junior Messias, Fabio Miretti; Andrea Pinamonti.
Venezia: Ionut Radu; Fall Cande, Jay Idzes, Joel Schingtienne; Alessio Zervin, Mikael Ellertsson, Hans Caviglia, Kike Perez, Francesco Zampano; Daniel Fila, Gaetano Oristanio.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Venezia yang kesulitan keluar dari zona degradasi.
Jay Idzes, yang diplot sebagai kapten, sudah tampil maksimal menjaga lini pertahanan, tetapi kegagalan timnya dalam mengantisipasi serangan di menit-menit akhir membuat mereka harus pulang dengan tangan hampa.
Dengan 13 laga tersisa, Venezia harus segera menemukan solusi jika ingin bertahan di Serie A musim depan. (antara/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira