Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kompensasi Pemecatan Shin Tae Yong Diperkirakan Rp 60 Miliar, Pelatih Vietnam Hanya Rp 2,8 Miliar

Nur Wachid • Senin, 6 Januari 2025 | 21:22 WIB
Erick Thohir minta Shin Tae-yong fokus bawa Timnas bersinar di Piala AFF meski jadwal padat jadi tantangan. (Jawa Pos)
Erick Thohir minta Shin Tae-yong fokus bawa Timnas bersinar di Piala AFF meski jadwal padat jadi tantangan. (Jawa Pos)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae Yong (STY) sebagai pelatih Timnas Indonesia, Senin siang (6/1) WIB.

Pemecatan STY ini bukan hanya menyisakan kontroversi, tetapi juga angka kompensasi yang mencengangkan.

Berdasarkan kontrak yang mengikat hingga 2027, PSSI diwajibkan membayar kompensasi besar kepada pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Dengan nilai kontrak Rp 20 miliar per tahun, STY diperkirakan akan menerima pesangon sebesar Rp 60 miliar dari PSSI.

Perbandingan Kompensasi Shin Tae Yong dengan Pelatih Lain yang Dipecat 

Jika dibandingkan, angka tersebut jauh melampaui kompensasi yang diterima Philippe Troussier saat dipecat sebagai pelatih Timnas Vietnam.

Troussier hanya mendapatkan Rp 2,8 miliar setelah kontraknya diputus usai kekalahan 0-3 dari Indonesia di kualifikasi Piala Dunia pada Maret 2023.

Sebaliknya, Roberto Mancini yang baru-baru ini diberhentikan sebagai pelatih Timnas Arab Saudi dilaporkan mendapat kompensasi fantastis hingga Rp 339 miliar.

Hal ini menempatkan kompensasi STY di level menengah dalam daftar pelatih yang dipecat dengan nilai kontrak tinggi.

Siapa Pengganti Shin Tae Yong? 

Setelah pemecatan STY, nama-nama besar mulai disebut sebagai kandidat penggantinya.

Salah satu yang mencuat adalah Patrick Kluivert, mantan bintang Ajax Amsterdam dan asisten pelatih Louis Van Gaal di Timnas Belanda pada Piala Dunia 2014.

Selain Kluivert, nama Louis Van Gaal juga sempat disebut-sebut, meskipun peluangnya dianggap kecil.

Kluivert dinilai sebagai pilihan ideal mengingat pengalaman dan pendekatannya terhadap pemain muda, yang sesuai dengan kebutuhan regenerasi Timnas Indonesia.

Rekam Jejak STY di Timnas Indonesia

Shin Tae Yong mulai melatih Timnas Indonesia pada 2020. Meski tidak berhasil membawa trofi, ia mencatat sejumlah prestasi, seperti meloloskan Timnas ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun, belakangan, STY menjadi sorotan akibat keputusan kontroversial terkait pemilihan pemain dan strategi di lapangan.

PSSI kini menghadapi tugas besar untuk menemukan pelatih yang dapat melanjutkan program pembangunan Timnas Indonesia. (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#timnas #erick thohir #kompensasi #shin tae yong #siapa #pemecatan #dipecat #STY #pengganti #kandidat