Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Klub Persija Jakarta Masih Puasa Kemenangan, Begini Tanggapan Pelatih Carlos Pena

Oktaviani Sindy • Selasa, 1 Oktober 2024 | 03:49 WIB
Selama bermain dalam berbagai musim, klub Persija Jakarta masih berpuasa kemenangan dan butuh strategi baru untuk atasi hal ini, begini tanggapan sang pelatih. (Jawa Pos)
Selama bermain dalam berbagai musim, klub Persija Jakarta masih berpuasa kemenangan dan butuh strategi baru untuk atasi hal ini, begini tanggapan sang pelatih. (Jawa Pos)

Jawa Pos Radar Lawu - Persija Jakarta tampaknya sedang kehilangan arah di sepanjang bulan September 2024.

Sejak jeda internasional pada awal September hingga jeda FIFA Matchday di Oktober, Macan Kemayoran belum berhasil meraih kemenangan.

Selama periode antar-jeda internasional tersebut, Persija memainkan empat pertandingan, namun hanya mampu mengumpulkan dua poin dari dua hasil imbang dan dua kekalahan. Mereka kalah dari PSBS Biak dengan skor 1-3 di pekan keempat dan hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Dewa United di pekan kelima.

Harapan Persija untuk bangkit dalam laga kontra rival mereka, Persib Bandung, juga sirna setelah harus menerima kekalahan 0-2.

Di pertandingan terakhir sebelum jeda internasional Oktober, Persija yang menjalani laga usiran melawan PSM Makassar hanya mampu bermain imbang 1-1 pada Minggu (29/9/2024).

Akibatnya, Persija kini sudah menjalani empat pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan.

Jika menengok hasil pertandingan sebelum jeda internasional di bulan September, Persija sebenarnya tampil impresif.

Dalam tiga pertandingan, mereka meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Persija sukses menang 3-1 atas Barito Putera di pekan pertama, bermain imbang 0-0 dengan Persita di pekan kedua, dan menang tipis 2-1 melawan Persis Solo di pekan ketiga.

Selanjutnya, Pelatih Persija, Carlos Pena, sempat menyatakan bahwa jeda internasional bukan alasan di balik penurunan performa timnya.

Usai jalani laga imbang melawan Dewa United, dia menegaskan bahwa faktor jeda tidak memengaruhi pertandingan kecuali di laga pertama setelah jeda, saat Persija kalah dari PSBS Biak.

"Saya pikir itu (jeda internasional) berpengaruh pada pertandingan pertama melawan Biak," kata Carlos Pena usai pertandingan melawan Dewa United.

"Dalam pertandingan itu saya katakan setelah pertandingan, kami tidak bermain dengan mentalitas terbaik, kami pantas kalah melawan Biak, tapi hari ini saya tidak berpikir itu (jeda) terpengaruh," tambahnya.

Kini, Persija akan kembali bertanding setelah jeda internasional Oktober selesai.

Jeda internasional akan berlangsung dari 7 hingga 15 Oktober, dan Persija dijadwalkan menghadapi PSIS Semarang pada pekan kedelapan di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada 17 Oktober mendatang.

Saat ini, Persija Jakarta berada di posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1 2024/25. Mereka mengumpulkan sembilan poin dari tujuh pertandingan, dengan catatan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan.

Tentu menarik untuk melihat apakah Macan Kemayoran bisa kembali ke jalur kemenangan setelah jeda internasional ini. (okta)

Editor : Riana M.
#persija #carlos pena #persija jakarta #FIFA Macthday #Macan Kemayooran #pelatih