Jawa Pos Radar Lawu - Pertandingan lanjutan group F babak kualifikasi piala dunia 2026 melawan Filipina di GBK (11/6) berhasil membawa kemenangan bagi Timnas Indonesia, salah satunya adalah sumbangan gol perdana dari Thom Haye.
Tepat di pertandingan menit ke-32, gelandang timnas yang saat ini berisia 29 tahun itu mencetak gol pembuka yang langsung membuat geger tanah air.
Diketahui, Thom Haye mencetak gol keren melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak pinalti yang otomatis bola langsung masuk ke gawang lawan.
Karena gol yang disaksikan kurang lebih 64 ribu penonton di stadion itu, Haye langsung berlari untuk melakukan selebrasi.
Ia bermaksud melakukan seluncur diatas rumput lapangan dengan tumpuan kedua dengkul seperti yang dilakukan pemain sepak bola luar negeri kebanyakan.
Namun selebrasi tersebut nampaknya gagal. Ia sempat berseluncur sebentar namun langsung terjungkal dan membuatnya jatuh tengkurap.
Rekanan yang langsung menyerbu Haye dan melanjutkan selebrasi yang sempat gagal itu.
Usai pertandingan, terpapar foto kedua lutut Thom Haye yang lecet cukup dalam akibat selebrasi yang gagal itu.
Dengan beredarnya foto itu di sosial media, netizen pun mengaitkannya dengan kondisi rumput yang ada di lapangan GBK.
Netizen juga mempertanyakan kinerja pihak pemelihara stadion yang mana tidak menyediakan rumput dalam kondisi baik untuk pertandingan bergengsi tersebut.
Memang sebelum pertandingan Indonesia melawan Filipina, Stadion GBK sempat digunakan untuk konser Kpop hingga beredar bahwa kondisi rumput sempat rusak.
Baca Juga: Bertabur Bintang, STIN BIN Dikalahkan Pemain Bhayangkara Presisi
Namun netizen tetap menuntut pihak pemelihara, sebab untuk pemeliharan stadion sendiri menghabiskan biaya yang mahal tetapi untuk menyediakan rumput yang berkualitas saja sulit.
Bahkan mengembalikan kondisi rumput yang rusak harusnya tidak menjadi halangan.
Hal ini karena di pertandingan-pertandingan sebelumnya, GBK selalu bermasalah dengan kualitas rumput hingga menyebabkan berbagai pertanyaan muncul. (*)
Editor : Riana M.