Jawa Pos Radar Lawu - Timnas indonesia u-20 dipastikan aan ikut bergabung dalam tantangan baru, Skuad garuda muda akan berkompetisi dalam ajang internasional Toulon Cup 2024.
Turnamen yang diikuti oleh tim-tim muda dari berbagai negara ini merupakan kesempatan emas bagi para pemain muda Indonesia untuk mengasah kemampuan dan meraih pengalaman berharga.
Kabar ini dikonfirmasi oleh panitia penyelenggara.
Lewat akun media sosial @TournoiMRevello, timnas Indonesia akan menggantikan Mesir yang mengundurkan diri dari Turnamen Toulon 2024 edisi ke-50.
Adapun timnas Indonesia akan masuk ke dalam grup B.
Skuad Garuda bakal bertemu negara-negara kuat seperti Italia, Ukraina, Jepang, dan Panama.
PSSI membenarkan kalau Timnas Indonesia U-20 akan ikut serta dalam pentas di Tournoi Maurice Revello atau biasa disebut Turnamen Toulon 2024. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Exco PSSI, Arya Sinulingga.
Arya membenarkan kabar tersebut. Dia menjelaskan kalau nantinya yang bermain di Turnamen Toulon 2024 adalah Timnas Indonesia U-20 yang dinahkodai oleh Indra Sjafri.
“Iya memang benar kita akan ikut turnamen tersebut (Maurice Revello Tournament). Dan yang kita kirim adalah Timnas U-20, yang dipegang oleh Indra Sjafri,” kata Arya dalam keterangannya, Jumat (10/5/2024).
Timnas Indonesia U-20 akan memulai laga pada 4 Juni menghadapi Ukraina, berlanjut melawan Panama pada 6 Juni dan 8 Juni berhadapan dengan Jepang, terakhir berhadapan dengan Italia pada 12 Juni.
Seperti dikutip melalui laman resminya, Turnamen Toulon yang mempunyai nama resmi Tournoi Maurice Revello merupakan kompetisi sepak bola yang didedikasikan untuk tim nasional dibawah umur 21 tahun.
Sejak 2017, turnamen ini mengumpulkan dua belas negara.
Tim yang dipilih merupakan tim yang diundang oleh penyelenggara sesuai dengan penampilan terbaru mereka atau tujuan olahraga mereka.
Dibuat oleh Maurice Revello, turnamen ini terdiri dari enam tim pada edisi pertama yang diadakan di Toulon pada tahun 1967 dan rutin digelar setiap tahun sejak 1974.
Turnamen ini tidak dijalankan dibawah pengawasan FIFA dan dianggap sebagai turnamen persahabatan bagi tim nasional junior, meskipun sempat dianggap sebagai kejuaraan dunia sebelum FIFA memperkenalkan Piala Dunia Pemuda secara resmi di tahun 1977. (kid)
Editor : Nur Wachid