Jawa Pos Radar Lawu - Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Rejoso, Peterongan, Jombang resmi meluncurkan produk air mineral kemasan bernama Sahdu (Sajian Air Higienis Darul Ulum), Kamis (28/5).
Produk ini telah mengantongi sertifikasi SNI dan terdaftar di BPOM RI, sehingga siap dipasarkan secara luas ke masyarakat.
Peluncuran dilakukan di Kantor Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum (MPPDU) dan dihadiri jajaran pengurus, di antaranya Ketua Umum MPPDU Drs. KH. Cholil Dahlan, Bendahara Umum KH M Za’imuddin W Asad, serta sejumlah koordinator bidang di lingkungan pondok.
Berawal dari Gagasan Sejak 2017
Bendahara Umum MPPDU KH M Za’imuddin W Asad menjelaskan, ide menghadirkan produk air mineral ini sebenarnya sudah muncul sejak 2017, saat pondok menggelar kegiatan akhirussanah.
Kala itu, muncul keinginan agar Darul Ulum memiliki produk air minum sendiri.
Namun, rencana membangun pabrik sempat terkendala biaya besar.
“Awalnya kami ingin membangun pabrik sendiri, tetapi membutuhkan biaya besar.
Akhirnya kami mencari alternatif agar tetap bisa memiliki produk air mineral tanpa membebani pondok,” ujarnya.
Pendanaan produksi Sahdu sendiri berasal dari pemanfaatan sewa gedung perkantoran milik pondok, sehingga tidak mengganggu keuangan utama lembaga.
Bukan Sekadar Bisnis, tapi Media Syiar
Za’imuddin menegaskan, kehadiran air mineral Sahdu bukan semata untuk mengejar keuntungan komersial, melainkan sebagai bagian dari syiar pondok pesantren.
“Kami ingin di meja-meja tamu ada produk Darul Ulum. Ini bagian dari syiar pondok,” tegasnya.
Nama “Sahdu” dipilih karena memiliki makna menyejukkan dan mudah diterima masyarakat luas.
Selain itu, produk ini telah memenuhi berbagai persyaratan hukum, termasuk Standar Nasional Indonesia (SNI) dan izin edar dari BPOM, sehingga dapat dipasarkan di luar lingkungan pondok.
Gunakan Sumber Air Petirtaan Jolotundo
Dalam proses produksinya, PPDU menggandeng PT Newhexa melalui skema kerja sama maklon.
Perusahaan tersebut bertanggung jawab terhadap proses produksi, sementara pemasaran dikelola oleh pihak pondok.
Perwakilan PT Newhexa, Cahya Nugraha, menyebut bahwa air mineral Sahdu diproduksi di kawasan Trawas, Mojokerto, dengan memanfaatkan sumber air alami dari Petirtaan Jolotundo yang berada di lereng Gunung Penanggungan.
“Kami sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun dalam produksi air minum kemasan.
Produk Sahdu ini menggunakan sumber air berkualitas dari Jolotundo,” jelasnya.
Ia optimistis produk tersebut dapat diterima masyarakat karena menawarkan kualitas yang baik dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Liburan Paket Komplit di Jombang! Ini 5 Rekomendasi Wisata yang Wajib Masuk Bucketlist
Klaim Manfaat Kesehatan
Selain mengedepankan kualitas sumber air, Sahdu juga diklaim memiliki sejumlah manfaat kesehatan.
Di antaranya membantu melarutkan endapan kristal pada ginjal, kantong kemih, hingga saluran darah dari racun kimia.
Air murni yang digunakan juga disebut lebih mudah mengikat oksigen, sehingga dapat membantu meningkatkan asupan oksigen dalam darah dibandingkan air minum biasa.
Pentingnya Air Higienis bagi Kesehatan
Ketua Umum MPPDU KH Cholil Dahlan menekankan bahwa kualitas air minum sangat berpengaruh terhadap kesehatan manusia, baik secara fisik maupun spiritual.
“Sebagian besar penyakit bersumber dari makanan dan minuman. Karena itu kualitas air minum menjadi sangat penting,” ujarnya.
Baca Juga: Libur Lebaran Seru! Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Santri Jombang
Ia kembali menegaskan bahwa produk Sahdu hadir bukan semata sebagai komoditas bisnis, tetapi sebagai bagian dari upaya syiar dan kontribusi pondok kepada masyarakat luas.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani