Jawa Pos Radar Lawu - Libur mudik Lebaran 2025 menjadi momen yang tepat untuk menikmati destinasi wisata seru bersama keluarga.
Bagi pemudik yang pulang ke wilayah Madiun Raya dan ingin merasakan pengalaman berbeda, Bantaran Offroad Track bisa menjadi pilihan wisata adrenalin terbaru di Kota Madiun.
Wahana ini menawarkan lintasan ekstrem sepanjang kurang lebih 2 kilometer yang dirancang khusus untuk menguji ketahanan kendaraan dan keterampilan pengemudi offroad.
Sensasi Offroad di Tepi Sungai Madiun
Bantaran Offroad Track berada di tepi Sungai Madiun, anak Sungai Bengawan Solo. Lokasinya strategis, hanya sekitar 1 kilometer dari kawasan Pahlawan Street Center yang dikenal dengan replika ikon berbagai negara.
Lintasan ini resmi dibuka pada 24 Maret 2025 dan langsung menarik perhatian warga serta komunitas pecinta jeep offroad.
David (40), warga Kota Madiun, mengaku terkesan setelah mencoba wahana tersebut.
"Wah, seru pokoknya. Sempat terbalik jip saya, alhamdulillah tidak apa-apa. Memang tantangan dalam offroad seperti ini. Keren kalau ke depan dikembangkan dan sering ada event," ujarnya.
Pengalaman seperti ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pemudik yang ingin menikmati libur Lebaran dengan sensasi berbeda dari sekadar wisata kuliner atau taman kota.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Religi Madiun untuk Libur Lebaran 2026, Cocok Disinggahi Saat Mudik
dirancang Ekstrem untuk Uji Ketahanan
Wali Kota Madiun, Maidi , menjelaskan bahwa Bantaran Offroad Track memang didesain seekstrem mungkin untuk meningkatkan kemampuan pengemudi dalam menghadapi medan berat.
“Rute sepanjang kurang lebih 2 kilometer ini sengaja dirancang penuh tantangan. Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengemudi dalam menghadapi medan berat,” jelasnya.
Tak hanya sebagai wahana hiburan, trek ini juga diproyeksikan menjadi lokasi event otomotif dan ajang komunitas offroad yang berpotensi mendongkrak sektor pariwisata Kota Madiun saat musim libur panjang seperti Lebaran.
Kawasan Wisata Terintegrasi di Bantaran Sungai
Pengembangan kawasan bantaran Sungai Madiun tidak berhenti di jalur offroad. Pemerintah Kota Madiun berencana menghadirkan sejumlah fasilitas wisata lain seperti:
-
Jogging track bertaraf internasional
-
Replika Tembok China
-
Masjid Miniatur Apung Jeddah
-
Air menyembur menari
-
Area bermain golf
-
Pemancingan ikan
-
Pasar Minggu
Seluruh kawasan ini nantinya akan terhubung langsung dengan Pahlawan Street Center, menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat wisata terpadu di Kota Madiun.
Akses Mudah Saat Mudik Lebaran 2026
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Madiun juga melakukan perbaikan sejumlah jalur alternatif menuju pintu keluar Tol Madiun.
Perbaikan dilakukan pada ruas Tiron–Bagi melalui Kajang yang berbatasan dengan Kabupaten Ngawi dan terhubung langsung ke Gerbang Tol Madiun.
Selain itu, pemudik menuju Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, dan Wonogiri dapat memanfaatkan jalur Balerejo–Dimong–Mojopurno hingga Munggut tanpa harus masuk pusat Kota Madiun yang rawan macet.
Dengan perbaikan infrastruktur tersebut, pemudik diharapkan dapat mengakses berbagai destinasi wisata, termasuk Bantaran Offroad Track, dengan lebih aman dan nyaman.
Baca Juga: Tips Mudik dan Liburan Lebaran 2026 agar Hemat, Aman, dan Berkesan Bersama Keluarga
Alternatif Wisata Seru Saat Pulang Kampung
Mudik tak lagi sekadar pulang kampung, tapi juga menjadi momen eksplorasi destinasi baru di daerah asal.
Kehadiran Bantaran Offroad Track menjadi warna baru pariwisata Kota Madiun, terutama bagi pencinta tantangan dan komunitas otomotif.
Bagi Anda yang mudik Lebaran 2026 ke Madiun Raya, tak ada salahnya mencoba sensasi ekstrem di bantaran Sungai Madiun ini. Siap menguji adrenalin? (*)
*Nizaria, Universitas Negeri Surabaya