Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tarawih Perdana Ramadan 1447 H: Sekda Riau Ajak Perkuat Ibadah dan Kepedulian Sosial, Menag Gaungkan Konsep Ramadhan Hijau

Mizan Ahsani • Kamis, 19 Februari 2026 | 15:13 WIB

Photo
Photo

Jawa Pos Radar Lawu - Malam pertama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi disambut khidmat oleh umat Islam di berbagai daerah.

Di Pekanbaru , Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau menghadiri Salat Tarawih perdana di Masjid Raya Annur , Rabu (18/2/2026) malam.

Sementara itu, di Jakarta , Menteri Agama menyampaikan ceramah bertajuk “Ramadhan Hijau” di Masjid Istiqlal .

Momentum ini tidak hanya menjadi awal ibadah puasa, namun juga penegasan nilai spiritual, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga persatuan dan lingkungan.

Sekda Riau: Momentum Ramadhan Introspeksi dan Solidaritas

Pelaksanaan Salat Tarawih di Masjid Raya Annur diawali dengan Salat Isya berjamaah.

Ratusan jamaah memenuhi ruang utama masjid kebanggaan masyarakat Riau tersebut. Hadir pula jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Riau serta tokoh agama.

Sekda Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menegaskan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat mempererat silaturahmi serta menjaga persatuan dan kebersamaan demi menciptakan kehidupan yang harmonis di Bumi Lancang Kuning.

Selain itu, Sekda mengimbau masyarakat menjaga suasana aman dan nyaman selama Ramadhan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan damai.

Dan berharap Ramadhan 1447 H menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan sekaligus solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga: Ibadah dan Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Berikut Ulasan Lengkapnya

Menag Nasaruddin Umar Gaungkan “Ramadhan Hijau”

Di ibu kota, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ceramah Tarawih perdana di Masjid Istiqlal.

Ia menekankan pentingnya konsep “Ramadhan Hijau” yang mengedepankan kelembutan, kepedulian terhadap lingkungan, dan sikap ramah terhadap sesama.

Menurutnya, pesan utama Ramadhan adalah melembutkan hati serta membangun hubungan yang harmonis, baik dengan manusia maupun alam.

“Bulan Ramadhan ini mari kita niatkan untuk menjinakkan diri, melembutkan hati, dan membersihkan pikiran. Kita harus bersahabat dengan alam semesta,” tuturnya.

Konsep Ramadhan Hijau juga diwujudkan dalam berbagai program ramah lingkungan di Masjid Istiqlal, termasuk penggunaan panel surya sebagai sumber energi alternatif serta sistem pengelolaan udara terpadu untuk efisiensi dan kehausan.

Ragam Kegiatan Ramadhan 1447 H di Masjid Istiqlal

Selama Ramadhan, Masjid Istiqlal akan menggelar berbagai kegiatan ibadah dan keagamaan, antara lain:

Tema Ramadhan Hijau diharapkan mampu membangkitkan kesadaran kolektif umat terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari praktik keagamaan.

Baca Juga: Cerita Ramadhan: KH Anwar Manshur Istiqamah Mengaji dan Ibadah Malam Berjam-jam, Begini Jadwal Kesehariannya

Ramadhan 1447 H: Spiritualitas dan Kepedulian Sosial

Pelaksanaan Tarawih perdana Ramadhan 1447 H di Pekanbaru dan Jakarta mencerminkan semangat yang sama: memperkuat ibadah, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial.

Ramadhan bukan sekedar ritual, tapi juga momentum transformasi diri dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan keberkahan bulan suci dapat dirasakan oleh seluruh lapisan umat. (*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#ramadhan #kepedulian sosial #solidaritas #sholat terawih di masjid