Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Registrasi SNPMB Error Data Tidak Ditemukan, Ini Cara Mengatasinya

Ockta Prana Lagawira • Senin, 12 Januari 2026 | 13:40 WIB
Data tidak ditemukan saat daftar SNPMB sering dialami siswa gap year.
Data tidak ditemukan saat daftar SNPMB sering dialami siswa gap year.

JAKARTA - Memasuki tahapan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), sebagian calon mahasiswa menghadapi hambatan teknis saat membuat akun.

Salah satu yang paling sering muncul adalah notifikasi “data tidak ditemukan”, yang kerap memicu kekhawatiran, terutama ketika tenggat pendaftaran semakin dekat.

Masalah ini bukan berarti siswa tidak bisa mengikuti seleksi. Dalam banyak kasus, kendala tersebut berkaitan dengan sinkronisasi data siswa di sistem pusat, baik di Dapodik maupun basis data SNPMB.

Gap Year Jadi Faktor Dominan

Mengacu pada keterangan resmi Halo SNPMB Kemdikbud, penyebab paling umum data tidak terbaca dalam sistem adalah status gap year.

Siswa yang telah lulus pada tahun sebelumnya sering kali belum langsung terimpor ke server SNPMB pada tahap awal pendaftaran.

Pada periode awal, portal SNPMB umumnya hanya memuat data siswa kelas akhir tahun berjalan.

Akibatnya, data alumni atau gap year belum terbaca, terlebih jika terdapat ketidaksesuaian antara data di Dapodik dengan data yang dimasukkan saat registrasi.

Kondisi ini membuat sistem tidak dapat mencocokkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dengan identitas pribadi lain, sehingga proses pembuatan akun terhenti.

Langkah Awal Saat Data Tidak Ditemukan

Ketika notifikasi data tidak ditemukan muncul, siswa disarankan tetap tenang dan melakukan pengecekan bertahap. Langkah pertama adalah memastikan status NISN masih aktif dan valid.

Cek Keabsahan NISN

Siswa dapat mengakses laman resmi Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud melalui situs nisn.data.kemdikbud.go.id.

Pada laman tersebut tersedia dua opsi pencarian, yakni berdasarkan NISN atau berdasarkan nama lengkap.

Data yang diminta meliputi nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung.
Hasil pencarian akan menampilkan identitas siswa, sekolah asal, hingga status keaktifan NISN.

Jika ditemukan perbedaan data, terutama pada nama atau tanggal lahir, hal tersebut perlu segera diperbaiki sebelum melanjutkan pendaftaran SNPMB.

Verval Lulusan untuk Alumni dan Gap Year

Bagi siswa gap year atau alumni yang datanya bermasalah, verifikasi lanjutan dapat dilakukan melalui laman pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/.

Layanan ini memungkinkan lulusan SMA/SMK/MA sederajat mengajukan pembaruan data secara mandiri.

Pada tahap ini, siswa wajib mengisi identitas lengkap, termasuk NISN, NIK, data pribadi, serta riwayat sekolah jenjang SMP dan SMA.

Seluruh data harus sesuai dengan dokumen resmi seperti ijazah atau Kartu Keluarga.

Setelah pengajuan dikirim, proses verifikasi membutuhkan waktu tertentu.

Status pengajuan dapat dipantau melalui laman khusus dengan menggunakan alamat email aktif yang didaftarkan.

Jika verifikasi disetujui, siswa dapat mencoba kembali registrasi akun SNPMB.

Peran Penting Operator Sekolah

Apabila kendala masih muncul setelah pengecekan NISN dan verifikasi alumni, siswa disarankan segera menghubungi operator sekolah.

Operator memiliki akses ke sistem Dapodik dan aplikasi VervalPD yang memungkinkan perbaikan data secara lebih teknis.

Operator sekolah dapat membantu memastikan kesesuaian data NISN, nama, tanggal lahir, serta melakukan sinkronisasi ulang ke server pusat.

Dalam kondisi tertentu, operator juga menjadi penghubung antara sekolah dan tim SNPMB atau Pusdatin jika terjadi kendala teknis di tingkat sistem.

Bagi siswa gap year, komunikasi aktif dengan sekolah asal menjadi kunci agar data segera diperbarui dan proses pendaftaran SNPMB dapat dilanjutkan tanpa hambatan.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#SNPMB 2026 #NISN #SNBP SNBT #gap year SNPMB #data tidak ditemukan SNPMB #dapodik