Jawa Pos Radar Lawu - Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk mendukung masyarakat berpenghasilan rendah.
Mulai dari bantuan tunai hingga bantuan pangan seperti beras dan minyak goreng, seluruh proses pencairan kini berlangsung secara bertahap melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran ini ditujukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang akhir tahun, terutama bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdaftar dalam kategori desil kesejahteraan 1 sampai 4.
Pada periode terbaru ini, dua jenis bantuan menjadi fokus utama pencairan, yakni BLT Kesra Rp900.000 Gelombang 2 serta bantuan pangan dalam bentuk beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Kedua program tersebut memiliki mekanisme pencairan berbeda, namun sasaran penerima tetap berpusat pada KPM yang masuk data valid Kemensos.
1. BLT Kesra Rp900.000 Gelombang 2 Mulai Disalurkan
Program BLT Kesra kembali memasuki tahap pencairan gelombang kedua. Bantuan tunai sebesar Rp900.000 ini diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4, atau kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Pencairan dilakukan melalui dua mekanisme:
• KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) bagi penerima yang sebelumnya sudah memiliki rekening.
• PT Pos Indonesia untuk KPM yang tidak memiliki KKS atau masuk dalam kategori penerima baru.
Syarat utama penerima BLT Kesra:
• Termasuk dalam desil kesejahteraan 1–4 berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
• Status kepesertaan dapat dicek melalui aplikasi Cek Bansos.
• Jika data desil tidak sesuai, penerima dianjurkan memperbarui data kependudukan agar tidak terhambat saat pencairan.
Pemerintah juga mengingatkan bahwa seluruh proses verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.
KPM yang belum menerima pencairan pada tahap pertama memiliki peluang besar untuk mendapatkan bantuan di gelombang kedua ini.
2. Bantuan Pangan: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Selain bantuan tunai, pemerintah menyalurkan paket bantuan pangan berupa:
• 20 kg beras per KPM
• 4 liter minyak goreng
Bantuan ini diperuntukkan bagi seluruh penerima BPNT aktif, sehingga jangkauannya sangat luas dan menyasar jutaan keluarga.
Penerima yang telah mendapatkan surat undangan dari PT Pos atau pemerintah desa diminta mengikuti jadwal yang tertera agar proses distribusi berjalan tertib.
Pada wilayah tertentu, penyaluran dilakukan secara kolektif melalui balai desa, kantor pos, atau lokasi yang ditunjuk.
Ketentuan jika bantuan diambil oleh perwakilan:
Jika diwakilkan oleh keluarga dalam satu KK:
• Membawa KTP asli pihak yang mewakili
• Fotokopi KTP penerima
• Membawa KK asli atau fotokopinya
Jika diwakilkan oleh orang di luar KK:
• KTP asli pihak yang mewakili
• Fotokopi KTP penerima
Kemensos menekankan bahwa seluruh perwakilan harus membawa dokumen lengkap untuk memastikan bantuan tidak disalahgunakan dan tetap sampai ke tangan penerima yang berhak.
Dengan mulai dicairkannya BLT Kesra Rp900 ribu gelombang 2 serta bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng, pemerintah berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok.
KPM diimbau untuk selalu mengecek informasi melalui kanal resmi Kemensos dan menghindari kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(rafli-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid