Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Chen, Baekhyun, dan Xiumin Alami Kekalahan Keenam di Sengketa Hukum dengan SM: Masa Depan EXO Menjelang Comeback 2026 Kian Buram

Sukma Maharani Putri • Rabu, 19 November 2025 | 01:15 WIB

 

 

 

CBX kalah enam kali melawan SM, masa depan EXO menjelang comeback 2026 masih penuh ketidakpastian.
CBX kalah enam kali melawan SM, masa depan EXO menjelang comeback 2026 masih penuh ketidakpastian.

Jawa Pos Radar Lawu - Sengketa panjang antara Chen, Baekhyun, dan Xiumin dengan SM Entertainment kembali memasuki babak baru yang tidak menguntungkan bagi pihak EXO-CBX.

Berdasarkan dokumen publik terbaru, ketiganya telah mengalami kekalahan dalam enam proses hukum dan administratif.

Mulai dari putusan pengadilan, keputusan investigasi kepolisian, hingga evaluasi dari Komisi Perdagangan Adil Korea (KFTC) dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata (MCST).

Tidak Ada Pelanggaran oleh SM, Menurut Pengadilan

Berbagai lembaga hukum secara konsisten menyimpulkan bahwa tidak ditemukan bukti yang mendukung tuduhan EXO-CBX mengenai pelanggaran kontrak, praktik curang, atau tindakan melawan hukum oleh SM Entertainment.

Dalam putusan terbaru, Pengadilan Distrik Timur Seoul menolak permintaan CBX untuk membuka dokumen akuntansi selama 13 tahun.

Pengadilan menilai permintaan tersebut tidak relevan, ruang lingkupnya terlalu luas, dan lebih menyerupai upaya memberikan tekanan psikologis terhadap SM.

Putusan itu menyatakan bahwa permintaan semacam ini:

“bertentangan dengan sifat sementara dari perintah pengadilan,” seperti dikutip dari laporan Allkpop.

Baca Juga: EXO Umumkan Formasi Baru 6 Member: Lay Resmi Kembali, Comeback Tanpa Chen Baekhyun Xiumin Bikin EXO-L Terkejut!

Akar Konflik sejak 2023

Pertikaian bermula pada Juni 2023 ketika EXO-CBX menuduh kontrak mereka dengan SM tidak adil, terlalu panjang, dan dibuat di bawah tekanan.

Namun, pada bulan yang sama kedua pihak sepakat dalam “Perjanjian 6·18”, yang menetapkan bahwa:

Puncak Konflik: Kewajiban Pembayaran 10 Persen

Ketegangan meningkat ketika CBX gagal membayarkan persentase pendapatan yang telah disetujui.

SM kemudian mengajukan gugatan penegakan kontrak pada Juni 2024. Sebagai respons, EXO-CBX melayangkan gugatan balik terkait misrepresentasi. Namun hasilnya juga tidak memihak mereka, setelah:

Upaya membawa perkara ini ke KFTC dan MCST pun berakhir tanpa hasil, karena kedua lembaga kembali menegaskan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh SM.

Belum Ada Titik Akhir dalam Konflik Panjang

Dengan enam kekalahan beruntun, perselisihan ini menjadi salah satu kasus hukum paling kompleks dalam sejarah K-pop modern.

Meskipun EXO-CBX dan SM sebelumnya menyatakan niat memperbaiki hubungan, proses hukum yang terus berlanjut membuat masa depan formasi lengkap EXO semakin diragukan, terutama menjelang comeback besar grup pada tahun 2026. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#exo #SM Entertaiment #cbx #k-pop #exo cbx