Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Baznas RI Turun Tangan! Tim Evakuasi Dikerahkan untuk Korban Longsor di Cilacap

Nur Wachid • Selasa, 18 November 2025 | 19:30 WIB

 

Evakuasi korban longsor di Cilacap berlangsung dramatis! Tim Baznas dan SAR sisir Cibeunying, Cibuyut, Tarukahan. Minggu (16/11/2025). (Sumber: ANTARA/HO-BAZNAS RI/am)
Evakuasi korban longsor di Cilacap berlangsung dramatis! Tim Baznas dan SAR sisir Cibeunying, Cibuyut, Tarukahan. Minggu (16/11/2025). (Sumber: ANTARA/HO-BAZNAS RI/am)

Jawa Pos Radar Lawu - Bencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada kamis (13/11/2025) kemarin, telah memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.

Tiga dusun terdampak Cibeunying, Cibuyut, dan Tarukahan mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Dalam situasi darurat ini, Baznas RI mengerahkan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

Tanggap Darurat di Tengah Malam

Longsor terjadi pada malam hari, saat sebagian besar warga tengah beristirahat. Material longsoran berupa tanah dan batu menimbun rumah-rumah warga, menyebabkan puluhan orang terjebak.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan lokal, dan unsur pemerintah daerah langsung dikerahkan ke lokasi. Baznas RI, melalui unit BTB, turut memperkuat operasi penyelamatan dengan mengirimkan personel dan logistik ke titik-titik terdampak.

Fokus utama tim adalah membantu pencarian 21 warga yang dilaporkan masih hilang. Proses evakuasi dilakukan secara manual dan menggunakan alat berat, tergantung pada kondisi medan. Tantangan utama yang dihadapi adalah akses jalan yang tertutup material longsor serta cuaca yang masih tidak bersahabat.

Peran Strategis Baznas RI

Baznas RI tidak hanya mengirimkan tim evakuasi, tetapi juga mendistribusikan bantuan logistik darurat seperti makanan siap saji, air bersih, selimut, dan perlengkapan kebersihan.

Bantuan ini disalurkan ke posko-posko pengungsian yang tersebar di sekitar lokasi bencana. Selain itu, Baznas juga membuka layanan trauma healing untuk anak-anak dan keluarga korban yang mengalami tekanan psikologis akibat kejadian ini.

Tim BTB Baznas bekerja sama erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap dan instansi terkait lainnya. Koordinasi dilakukan secara intensif untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan proses evakuasi berjalan efektif. Baznas juga mengaktifkan kanal donasi nasional untuk menggalang bantuan dari masyarakat luas.

Kondisi Terkini di Lokasi Bencana

Hingga Senin pagi, (17/11/2025), proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR berhasil menemukan beberapa korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara sebagian lainnya berhasil diselamatkan dan langsung mendapatkan perawatan medis. Sebagian besar korban mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan material longsor.

Di lokasi pengungsian, ratusan warga dari tiga dusun terdampak kini tinggal di tenda-tenda darurat. Mereka membutuhkan bantuan logistik yang berkelanjutan, terutama makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan tidur. Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama tujuh hari ke depan untuk mempercepat penanganan.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski upaya evakuasi dan bantuan terus dilakukan, tantangan besar masih menghadang. Cuaca yang belum stabil berpotensi memicu longsor susulan. Oleh karena itu, tim di lapangan terus memantau kondisi geologis dan cuaca secara berkala. Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.

Baznas RI menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga kondisi benar-benar pulih. Selain bantuan darurat, Baznas juga merancang program pemulihan jangka menengah seperti pembangunan hunian sementara, bantuan modal usaha, dan pendampingan psikososial.

Perluasannya ke Wilayah Sekitar

Selain fokus di Cilacap, Baznas juga mulai memetakan potensi dampak lanjutan di wilayah sekitar seperti Banjarnegara dan Purbalingga yang juga rawan longsor. Tim BTB disiagakan untuk merespons cepat jika terjadi bencana susulan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko bencana yang lebih luas.

Baznas juga mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan komunitas melalui edukasi kebencanaan dan pelatihan tanggap darurat. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana di masa depan. (husnul-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#longsor #korban #baznas #cilacap