Jawa Pos Radar Lawu - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa proses pembagian laptop kepada siswa program Sekolah Rakyat (SR) sudah berjalan dan menargetkan total 16.000 unit.
“Semua siswa dipastikan memperoleh satu unit laptop,” ujar Mensos saat melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Taruna di Tangerang, Rabu.
Prioritas Distribusi
Program tersebut tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru. Laptop diberikan satu-per-siswa dan guru ikut mendapatkan unit guna menunjang kegiatan pembelajaran secara digital.
Alat bantu ini diharapkan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam proses belajar-mengajar di Sekolah Rakyat, terutama di wilayah dengan akses pendidikan yang masih terbatas.
Mensos menegaskan, program ini adalah bagian dari upaya memutus siklus kemiskinan antargenerasi dengan memberi anak-anak dari keluarga kurang mampu kesempatan yang setara.
Pelatihan Guru & Teknologi
Baca Juga: 5 Hidden Gems di Malang untuk Recharge Energi dan Liburan Santai, Bikin Pikiran Segar dan Tenang
Selain laptop, guru di Sekolah Rakyat akan mendapatkan pelatihan penggunaan learning management system (LMS) dan modul pembelajaran yang efisien agar penggunaan perangkat teknologi dapat optimal.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menekankan pentingnya teknologi dalam pendidikan, termasuk untuk memperkuat sekolah-sekolah yang masih tertinggal tenaga pendidiknya.
Harapan ke Depan
Baca Juga: Kronologi Mobil Pembawa Uang Rp 4,6 Miliar Milik Bank Terbakar, Supir Hanya Bisa Pasrah!
Dengan adanya laptop ini, diharapkan siswa Sekolah Rakyat dapat ikut meraih kompetensi digital dan akses pendidikan yang lebih baik, sekaligus membantu guru membimbing mereka dengan lebih produktif.
Pendistribusian yang tepat waktu dan pemerataan menjadi kunci keberhasilan program ini agar benar-benar memberikan dampak positif. (ones-mg-PNM/kid)
Editor : Nur Wachid