Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Morgan Freeman Tuduh AI Merampok Suaranya: 'Saya Dibayar untuk Ini, Jangan Tiru Saya Tanpa Izin'

AA Arsyadani • Selasa, 11 November 2025 | 21:59 WIB
Morgan Freeman
Morgan Freeman

Jawa Pos Radar Lawu - Aktor peraih Oscar, Morgan Freeman, menuduh teknologi kecerdasan buatan (AI) melakukan "perampokan" dengan meniru suaranya tanpa izin.

Freeman menegaskan bahwa ia tidak pernah memberi otorisasi kepada AI untuk mengkloning vokalnya, dan menyebut replikasi suara tanpa izin merupakan pelanggaran hak kekayaan intelektual.

"Saya sama seperti aktor lain, jangan meniru saya dengan kepalsuan. Saya dibayar untuk melakukan hal-hal semacam itu, jadi jika anda melakukannya tanpa persetujuan saya, anda merampok saya," ujar Freeman dalam wawancara dengan The Guardian, yang dikutip Mirror, Selasa (10/11).

Aktor berusia 88 tahun ini menyatakan tengah menempuh jalur hukum terkait hal tersebut, karena suaranya digunakan untuk film, termasuk dokumenter March of the Penguins, yang menjadi sumber penghasilan penting.

"Pengacara saya sangat, sangat sibuk," tambah Freeman.

Ia juga menyebut timnya telah menemukan "banyak" kasus replikasi suaranya melalui AI dan tengah menindaklanjuti sejumlah besar di antaranya. Namun, Freeman belum merinci lokasi spesifik di mana suaranya dikloning.

Selain mengungkap frustrasi terhadap AI, Freeman menyinggung Tilly Norwood, seorang “aktor AI”.

"Tidak ada yang menyukainya karena dia tidak nyata dan itu mengambil bagian dari orang sungguhan, jadi itu tidak akan berhasil dengan baik di film atau televisi.

Tugas serikat pekerja adalah menjaga aktor tetap berakting, jadi akan ada konflik itu."

Tilly diciptakan oleh aktor-komedian Belanda Eline Van der Velde dan perusahaannya, Particle6, yang mempromosikan Tilly sebagai "aktor AI" pertama pada September lalu.

Inisiatif ini mendapat penolakan keras dari sejumlah aktor, termasuk Emily Blunt, Melissa Barrera, Simu Liu, serta serikat aktor Amerika (SAG-AFTRA), yang menegaskan AI tidak dapat menggantikan pengalaman manusia dalam berakting.

Serikat pekerja menekankan bahwa Tilly hanyalah "karakter yang dihasilkan komputer, dilatih dari karya pemain profesional tanpa izin atau kompensasi," dan menambahkan penonton tidak ingin menonton konten AI yang tak terikat pengalaman manusia.

Menanggapi kritik, Eline Van der Velde menulis pernyataan di Instagram, mengklaim bahwa Tilly adalah "karya kreatif, bukan pengganti manusia," dan menyebut AI sebagai "alat baru" setara animasi, boneka, atau CGI. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Tilly Norwood #morgan freeman #ai #hak kekayaan intelektual #hollywood