Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Musim Hujan di Jawa Timur Diprediksi Datang Lebih Awal, BMKG Ungkap Zona dan Curah Hujan Ekstrem 2025/2026

AA Arsyadani • Senin, 29 September 2025 | 03:23 WIB

 

 

Musim hujan di Jawa Timur 2025/2026 diprediksi datang lebih awal, mayoritas mulai Oktober.
Musim hujan di Jawa Timur 2025/2026 diprediksi datang lebih awal, mayoritas mulai Oktober.

Jawa Pos Radar Lawu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di Jawa Timur tahun 2025/2026 akan datang lebih awal dibandingkan kondisi normal.

Dari 38 kabupaten/kota, mayoritas wilayah akan mulai diguyur hujan pada Oktober 2025.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Timur, Anung Suprayitno, menjelaskan bahwa awal musim hujan sejatinya bervariasi dari September hingga Desember 2025.

“Musim hujan tahun 2025/2026 di Jawa Timur, 70 dari 74 ZOM (zona musim) diprediksikan mengalami musim hujan lebih awal atau maju dibandingkan kondisi normalnya (1991–2020),” tutur Anung, Jumat (26/9).

Berdasarkan data BMKG:

“Artinya, 1 ZOM (Surabaya dan Sidoarjo) sama dengan kondisi normal, 1 ZOM (Trenggalek) mundur, sementara 2 ZOM diprediksi hujan sepanjang tahun,” imbuhnya.

Curah hujan pada musim 2025/2026 diperkirakan berkisar 500–2.500 mm. Sekitar 65 persen wilayah berpotensi diguyur hujan lebih dari 1.500 mm.

Puncaknya diprediksi terjadi pada Januari 2026 dengan 40 ZOM atau 55 persen wilayah terdampak.

“Sifat hujan sebagian besar normal, sekitar 54 ZOM atau 73 persen, sedangkan 27 persen di atas normal,” terang Anung.

BMKG meminta pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim, guna mengurangi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Selain itu, sektor pertanian juga diimbau menyesuaikan program dengan pola hujan baru.

“Masyarakat diharapkan mengoptimalkan informasi BMKG, sehingga lebih siap dan antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem dan risiko bencana hidrometeorologi,” tutup Anung. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#musim hujan 2025 #Bencana hidrometeorologi #Prediksi hujan BMKG #prediksi hujan #prakiraan cuaca