Jawa Pos Radar Lawu – Dunia hiburan Tiongkok diguncang kabar meninggalnya aktor populer Yu Menglong, atau yang juga dikenal dengan nama Alan Yu, pada 11 September 2025.
Pemeran drama terkenal Eternal Love dan The Love Lasts Two Minds itu ditemukan tak bernyawa usai jatuh dari lantai lima apartemen di Beijing.
Pihak kepolisian menegaskan tidak ada unsur kriminal dalam insiden ini.
Namun, publik menolak kesimpulan tersebut karena banyak kejanggalan yang muncul.
Dari goresan aneh di jendela, jejak tangan misterius di kaca, hingga isu suara teriakan sebelum kematiannya, semuanya membuat kasus ini semakin penuh misteri.
Kronologi Malam Terakhir Sang Aktor
Pada malam 10 September 2025, Yu Menglong masih sempat makan bersama teman-temannya.
Setelah itu, sekitar pukul 02.00 dini hari, ia masuk ke kamar dan mengunci pintu.
Namun, pada pukul 06.00 pagi, tubuhnya sudah ditemukan tergeletak di lantai dasar, diduga jatuh dari lantai lima apartemen.
Polisi yang datang ke lokasi menyatakan tidak ada tanda penganiayaan.
Tetapi publik merasa ada sejumlah kejanggalan yang tidak bisa diabaikan.
Misteri Goresan Jendela dan Jejak Tangan di Kaca
Laporan media lokal seperti 163 dan Sohu mengungkap adanya goresan berbentuk lengkung di sekitar jendela kamar sang aktor.
Lebih aneh lagi, kasa nyamuk pada jendela disebut hampir mustahil dilepas tanpa alat khusus, memunculkan dugaan bahwa mungkin ada orang lain yang terlibat.
Tidak hanya itu, foto yang beredar memperlihatkan adanya jejak tangan misterius di kaca lantai bawah.
Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Yu Menglong sempat berusaha bertahan sebelum terjatuh.
Perilaku Janggal Teman-Teman di Lokasi
Kesaksian warga menyebut, teman-teman Yu menunjukkan perilaku aneh saat kejadian.
Alih-alih panik, mereka langsung menutupi wajah jenazah dengan pakaian.
Lebih mengejutkan lagi, tidak ada satupun dari mereka yang segera menghubungi polisi atau ambulans.
Pihak berwenang pertama kali menerima laporan justru dari kapten keamanan gedung, bukan dari orang-orang terdekat Yu.
Fakta ini memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi.
Bunuh Diri atau Rekayasa?
Meski polisi sempat menduga sang aktor sengaja mengakhiri hidupnya, penggemar menilai hal itu tidak masuk akal.
Ada beberapa alasan kuat:
-
Yu Menglong diketahui memiliki akrofobia (takut ketinggian).
-
Ia masih aktif di media sosial pada malam kejadian.
-
Sang aktor sedang sibuk dengan proyek film dan drama baru.
-
Ia memiliki agenda penting pada keesokan harinya.
Situasi semakin memanas ketika muncul rekaman video berisi suara teriakan dan tangisan yang disebut-sebut berasal dari Yu Menglong sebelum ia ditemukan meninggal.
Desakan Penyelidikan Ulang
Dengan banyaknya kejanggalan, penggemar mendesak pihak kepolisian agar membuka kembali penyelidikan.
Publik menuntut kejelasan, apakah kematian Yu Menglong murni kecelakaan tragis, aksi bunuh diri, atau justru sebuah skenario yang direkayasa. (fin)
Editor : AA Arsyadani