Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Penyaluran Bansos Kuartal III 2025: Kemensos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Cegah Penyalahan Judol

Nur Wachid • Rabu, 17 September 2025 | 21:15 WIB

jangan salah gunakan bansos untuk judol
jangan salah gunakan bansos untuk judol

Jawa Pos Radar Lawu - Kementerian Sosial (Kemensos) melaporkan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk kuartal III tahun 2025 sudah mencapai lebih dari 75% per 15 September 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan ini tersalurkan secara cepat dan tepat.

Dari total kuota 18.277.083 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) untuk bansos sembako dan 10.000.000 KPM untuk PKH, data per 15 September menunjukkan:

Bansos Sembako/BPNT: Telah tersalurkan kepada 13.687.433 KPM (75,89%).

PKH: Telah tersalurkan kepada 7.443.448 KPM (74,43%).

Selain dua program utama tersebut, Kemensos juga menyalurkan bantuan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Gus Ipul menjelaskan bahwa data PBI JK berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diverifikasi dan divalidasi.

Bantuan ini mencakup 96,8 juta peserta dengan anggaran lebih dari Rp48 triliun.

Meskipun Kemensos yang mengeluarkan SK, pembayaran iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan langsung kepada BPJS Kesehatan.

Solusi untuk Penerima Bansos Baru

Kemensos mencatat adanya KPM baru yang sedang dalam proses Buka Rekening Kolektif (Burekol) karena sebelumnya belum memiliki rekening bank.

Mereka yang sedang dalam proses ini akan menerima bansos untuk kuartal II dan III secara bersamaan.

Burekol Bansos Sembako: Dari 2.164.852 KPM, 1.736.558 di antaranya sudah berhasil.

Burekol PKH: Dari 1.945.399 KPM, 1.720.156 sudah berhasil.

Bagi KPM yang proses burekol-nya tidak berhasil karena masalah administratif, bantuannya akan dialihkan kepada masyarakat yang masuk dalam desil 1 DTSEN yang selama ini hanya menerima salah satu jenis bansos.

Dengan skema ini, mereka akan mendapatkan bansos secara penuh.

Penertiban Data demi Bansos Tepat Sasaran

Gus Ipul menegaskan bahwa Kemensos terus melakukan pemutakhiran data DTSEN secara berkala.

Hal ini untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak. Beberapa kriteria yang menyebabkan KPM dicoret dari daftar penerima adalah:

Meninggal dunia, lahir, menikah, atau pindah.

Terindikasi terlibat judi online (judol).

Bekerja sebagai ASN, TNI-Polri, pegawai BUMN, atau anggota legislatif.

Masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi dalam pemutakhiran data melalui aplikasi Cek Bansos atau aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

Nominal Bantuan PKH dan BPNT

Baca Juga: Prompt Edit Foto Cinematic Gemini AI, Cukup Unggah Foto Wajah Jadi Cover Film Cinematic!

Pencairan bansos Kemensos dilakukan setiap kuartal melalui bank Himbara atau PT Pos. Berikut rincian nominalnya:

BPNT/Sembako: Rp600.000 setiap tiga bulan.

PBI JK: Rp42.000 per orang per bulan.

PKH (per 3 bulan):

Anak usia dini (0-6 tahun) dan Ibu hamil: Rp750.000

Anak sekolah SD: Rp225.000

Anak sekolah SMP: Rp375.000

Anak sekolah SMA: Rp500.000

Lanjut usia (60+): Rp600.000

Penyandang disabilitas berat: Rp600.000

Dengan berbagai upaya ini, Kemensos berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh bantuan sosial bisa dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.(hisam-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#kementerian sosial #siks ng #kemensos #bantuan sosial #bpnt #KPM (Keluarga Penerima Manfaat) #PBI JK #bansos