Jawa Pos Radar Lawu - Kasus mutilasi yang awalnya hanya menyisakan misteri di jurang Pacet, Mojokerto, kini menemukan jejak baru.
Tim Polres Mojokerto berhasil menyusuri jejak pelaku hingga ke kos-kosan di Surabaya, dan apa yang ditemukan di sana memperkuat nalar kita akan kebrutalan misteri ini.
TKP Berlanjut Potongan Tubuh Masih Menghantui Kos-Kosan
Baca Juga: Terbaru! Jadwal dan Syarat Pengisian DRH PPPK Paruh Waktu 2025 untuk Tenaga Honorer !
Saat pelaku, Alvi Maulana, diringkus, tim menemukan serpihan potongan tubuh korban termasuk tulang dan gigi yang tersimpan rapi di dalam kamar kos miliknya.
Aksi ini memastikan bahwa mutilasi bukan hanya terjadi di hutan Pacet, melainkan juga di ruang privat yang dulunya bernama “rumah” bagi korban dan pelaku.
Semua temuan ini kemudian diserahkan ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara untuk dianalisis secara forensik oleh ahli.
Deteksi Forensik, Mengungkao Misteri Lewat DNA
Polisi turut menyertakan data forensik dalam penyidikan.
Potongan tubuh dan serpihan itu akan diuji lebih lanjut semua akan dianalisis mendalam di laboratorium RS Bhayangkara guna memastikan identitas, pola luka, dan jejak biologis lainnya.
Hasil uji DNA dan autopsi ini menjadi kunci pengungkapan motif sekaligus memperkuat tuntutan hukum terhadap AM.
Kasus mutilasi Mojokerto kini menjadi sorotan nasional.
Media, aktivis, hingga masyarakat luas terus mengikuti perkembangan penyidikan.
Banyak pihak yang menilai peristiwa ini bukan sekadar tindak kriminal, melainkan juga potret rapuhnya kontrol emosi dalam hubungan manusia.(Ones-mg-PNM/kid)
Editor : Nur Wachid