Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tragedi Mengerikan di Indramayu: Warga Temukan 5 Jenazah Terkubur Bersama di Satu Liang, dari Lansia 70 Tahun hingga Bayi Berusia 10 Bulan

AA Arsyadani • Rabu, 3 September 2025 | 20:11 WIB
Tragedi Indramayu: 5 jenazah, termasuk bayi, ditemukan dalam satu liang. Kesaksian warga ungkap bau busuk hingga proses penggalian polisi.
Tragedi Indramayu: 5 jenazah, termasuk bayi, ditemukan dalam satu liang. Kesaksian warga ungkap bau busuk hingga proses penggalian polisi.

Jawa Pos Radar Lawu - Warga Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan lima jenazah yang terkubur dalam satu liang di sekitar rumah korban, Senin (1/9).

Peristiwa mengerikan itu terungkap setelah warga mencium bau busuk yang mencurigakan.

Ema (55), kerabat korban, menjadi salah satu saksi pertama yang mencium aroma menyengat dari arah samping rumah keluarga Sachroni.

Ia mengaku curiga karena rumah tersebut tampak sepi dan penghuni tidak bisa dihubungi selama beberapa hari.

“Awalnya kami curiga karena keluarga Sachroni tidak bisa dihubungi sejak beberapa hari. Rumah juga sepi tanpa aktivitas,” kata Ema di Indramayu, Rabu (3/9).

Bersama seorang tetangga, Ema memberanikan diri mendobrak pintu rumah sekitar pukul 17.30 WIB.

Namun langkahnya terhenti saat menuju halaman belakang karena bau busuk semakin kuat dari gundukan tanah di bawah pohon nangka.

“Pas dilihat lebih dekat, terlihat kaki manusia muncul dari tanah. Itu jasad Haji Sachroni. Saya langsung minta tolong,” ungkapnya.

Ema menuturkan, polisi kemudian datang ke lokasi sekitar pukul 19.30 WIB untuk melakukan penggalian.

Dari hasil penggalian ditemukan lima jenazah sekaligus, yakni Haji Sachroni (76), anaknya Budi Awaludin (40), menantunya Euis Juwita Sari (37), seorang anak berusia tujuh tahun, dan seorang bayi berusia 10 bulan.

“Yang mengangkat jenazah lain adalah polisi. Saya hanya lihat pertama kali jasad Haji Sachroni,” imbuhnya dengan nada haru.

Baca Juga: PNS Siap-Siap! Gaji dan 6 Tunjangan Ini Cair September 2025 dengan Nominal Tertinggi

Sementara itu, tetangga korban, Sohib (42), mengaku komunikasi keluarga Sachroni dengan warga sekitar terputus sejak Kamis (28/8).

Ia juga mengungkapkan adanya dua mobil pikap yang berhenti di depan rumah korban pada Sabtu (30/8) dini hari. Namun saat itu warga tidak menaruh curiga.

“Baru setelah jenazah ditemukan, warga sadar ada kaitannya dengan kejadian itu,” kata Sohib.

Kasus tragis ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Warga berharap motif dan pelaku segera terungkap, mengingat salah satu korban adalah bayi yang baru berusia 10 bulan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#5 jenazah dalam satu liang lahat #kasus pembunuhan #pembunuhan indramayu