Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Siapa George Soros? Akun Prabowo Subianto Sebut Dalang Kerusuhan Demo, Ancam Masa Depan Rakyat!

Nur Wachid • Rabu, 3 September 2025 | 15:57 WIB
George Soros disebut-sebut sebagai dalang kerusuhan demo di Indonesia, benarkah?
George Soros disebut-sebut sebagai dalang kerusuhan demo di Indonesia, benarkah?

Jawa Pos Radar Lawu – Sosok George Soros kembali menjadi sorotan publik Indonesia setelah akun media sosial yang mengatasnamakan Prabowo Subianto menyebut namanya dalam konteks kerusuhan nasional baru-baru ini.

Dalam sebuah unggahan di TikTok dan Instagram, akun tersebut mengklaim bahwa Soros diduga kuat terlibat dalam rangkaian aksi demonstrasi dan kekacauan yang melanda sejumlah kota di Indonesia, termasuk serangan terhadap rumah pejabat negara.

“Darurat! Rakyat mendesak pengamanan Presiden Prabowo diperketat. Kali ini lawan Prabowo bukan kaleng-kaleng, karena George Soros diduga kuat terlibat,” bunyi narasi dalam video unggahan tersebut.

Unggahan itu disertai seruan agar TNI segera turun tangan memperketat pengamanan Presiden Prabowo, karena situasi dinilai sebagai ancaman nyata terhadap kedaulatan bangsa.

Unggahan tersebut menyebut bahwa informasi itu didasarkan pada data intelijen internasional, khususnya dari Rusia.

George Soros, disebut-sebut sebagai sosok yang dikenal kerap menjadi dalang kekacauan di berbagai negara. 

Kini dikaitkan dengan eskalasi konflik di Indonesia pasca serangan terhadap rumah empat pejabat negara.

Termasuk rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dijarah dini hari.

“Presiden Prabowo adalah simbol persatuan rakyat. Jika benar kekuatan global ikut bermain, maka ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ini bisa menjadi bagian dari agenda besar mengguncang stabilitas negara,” tulis akun @prabowosubianto.id dalam keterangannya.

Pernyataan itu memicu berbagai spekulasi dan perdebatan di ruang publik, terutama karena nama George Soros selama ini lekat dengan teori konspirasi global.

Baca Juga: Kisah Pilu Andika Lutfi Falah, Pelajar SMK Asal Tangerang Anak Penjual Kopi Keliling yang Meninggal Dunia Usai Kerusuhan di Jakarta

Siapa George Soros?

George Soros adalah miliarder, investor, dan filantropis kelahiran Budapest, Hungaria, pada 12 Agustus 1930.

Ia dikenal luas sebagai pendiri Soros Fund Management dan Open Society Foundations—organisasi yang mempromosikan demokrasi, hak asasi manusia, dan keterbukaan pemerintahan di lebih dari 100 negara.

Soros merupakan warga negara Amerika Serikat dan salah satu tokoh finansial paling berpengaruh di dunia.

Kekayaan bersihnya mencapai lebih dari 20 miliar dolar AS.

Ia juga dikenal karena aksi spekulasi mata uang global.

Termasuk saat "menjatuhkan" pound sterling Inggris pada 1992, yang membuatnya dijuluki “the man who broke the Bank of England.”

Namun, kiprahnya juga tak lepas dari kontroversi. Di berbagai negara, termasuk Hungaria, Rusia, dan sejumlah pemerintahan konservatif.

Soros kerap dituding sebagai dalang agenda liberal yang dianggap merusak kedaulatan nasional.

Tuduhan-tuduhan itu kerap dibumbui teori konspirasi antisemit yang menyasar latar belakang Yahudinya.

Meski begitu, tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai pejuang hak asasi dan kebebasan sipil.

Ia telah menyumbangkan lebih dari 30 miliar dolar AS untuk kegiatan filantropi global, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan kebebasan pers.

Terlibat di Indonesia?

Hingga kini belum ada bukti valid atas keterlibatan langsung George Soros dalam situasi Indonesia saat ini.

Namun, narasi tentang campur tangan elite global dalam urusan dalam negeri Indonesia memang kerap muncul, terutama saat eskalasi sosial meningkat.

Pernyataan akun @prabowosubianto.id yang viral di media sosial tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Istana.

Namun, penyebutan nama Soros kembali memanaskan wacana publik dan memunculkan pertanyaan besar: apakah benar ada tangan asing di balik gelombang demonstrasi dan penyerangan properti pejabat akhir-akhir ini?

Pakar geopolitik dan intelijen internasional belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan itu.

Namun, sejumlah analis menyarankan agar masyarakat tetap kritis dan menunggu konfirmasi resmi dari lembaga negara terkait.

Narasi yang menyebut George Soros terlibat dalam destabilitasi Indonesia bukan yang pertama.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga disebut dalam konteks Pilpres AS, Brexit, dan krisis migran Eropa. Kini, namanya kembali muncul dalam pusaran politik Indonesia yang tengah memanas. (kid)

Editor : Nur Wachid
#george soros #indonesia #demo #Prabowo Subianto #dalang kerusuhan