Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kisah Pilu Andika Lutfi Falah, Pelajar SMK Asal Tangerang Anak Penjual Kopi Keliling yang Meninggal Dunia Usai Kerusuhan di Jakarta

AA Arsyadani • Selasa, 2 September 2025 | 22:55 WIB

 

 

Keluarga korban menunjukan foto almarhum Andika Lutfi Falah (16), pelajar asal Puri Bidara Permai, RT/RW 02/06, Desa Pematang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Keluarga korban menunjukan foto almarhum Andika Lutfi Falah (16), pelajar asal Puri Bidara Permai, RT/RW 02/06, Desa Pematang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Jawa Pos Radar Lawu – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Andika Lutfi Falah (16).

Seorang pelajar asal Puri Bidara Permai, Desa Pematang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, yang dilaporkan meninggal dunia usai terlibat dalam kerusuhan aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (28/9).

Siswa kelas 11 di SMK Negeri 14 Kabupaten Tangerang itu sempat menjalani perawatan intensif di RS Dr. Mintoharjo, Jakarta sejak Jumat (29/9).

Namun, kondisi kritis akibat luka berat di bagian belakang kepala membuatnya tidak dapat tertolong.

"Keluarga dapat informasi itu di hari Sabtu (30/9) sore. Kemudian keluarga langsung menjenguk korban," ujar Sugiono, Ketua RT 02/06 Puri Bidara Permai, Senin (2/10).

Menurut Sugiono, berdasarkan keterangan tim medis, almarhum mengalami luka parah di kepala akibat benturan benda tumpul.

Kondisi itu membuatnya tidak sadar dalam waktu lama hingga dinyatakan meninggal dunia.

"Ketika sudah di rumah sakit, memang sudah kritis. Dan sempat masuk ke ruang ICU dengan lama hampir satu hari satu malam," jelasnya.

Keluarga Tidak Menyangka Andika Ikut Aksi

Sugiono menambahkan, kedua orang tua almarhum tidak mengetahui jika Andika ikut dalam aksi kerusuhan di Jakarta.

"Keluarga sama sekali tidak mengetahui kalau almarhum berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi," ujarnya.

Dalam kasus ini, pihak keluarga telah sepakat untuk tidak menempuh jalur hukum maupun investigasi lebih lanjut.

"Pihak keluarga tidak ada menindak lanjuti kasus ini. Alhamdulillah sudah ikhlas dengan kejadian ini dan menjadi pembelajaran kita semua, jangan sampai ini terulang kembali," tutur Sugiono.

Sosok Andika di Mata Tetangga

Andika dikenal berasal dari keluarga sederhana.

Ayahnya sehari-hari berjualan kopi keliling, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga.

"Beliau dikenal baik, tanggung jawab di pekerjaan dan memang bersosialisasi-nya juga baik," kata Sugiono.

Pejabat Daerah Takziah dan Tahlil Bersama

Kabar duka ini juga mengundang perhatian pejabat daerah Kabupaten Tangerang.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, bersama beberapa anggota DPRD, datang langsung ke rumah duka untuk takziah dan tahlil bersama.

"DPRD Kabupaten Tangerang menyampaikan rasa duka yang mendalam. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Amud.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, juga menyampaikan belasungkawa sekaligus keprihatinan atas keterlibatan pelajar dalam kerusuhan.

"Untuk itu kami imbau kepada orang tua, guru, kepala sekolah untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan agar menjaga anak-anak kita tidak terprovokasi ajakan yang tidak mereka pahami," ujarnya. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#kerusuhan DPR #demo ricuh #Andika Lutfi Falah #Demo Gedung DPR #pelajar Tangerang meninggal