Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Diplomat Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak di Peru saat Demo Indonesia Memanas, Sinyal Politik dan Konspirasi Lintas Negara?

Nur Wachid • Selasa, 2 September 2025 | 20:13 WIB
Detik-Detik Diplomat Zetro Leonardo Purba ditembak tiga kali hingga tewas di Lima, Peru, hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya.
Detik-Detik Diplomat Zetro Leonardo Purba ditembak tiga kali hingga tewas di Lima, Peru, hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya.

JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Dunia diplomatik Indonesia diguncang kabar duka. Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri RI, Zetro Leonardo Purba, dilaporkan tewas ditembak orang tak dikenal di Lima, Peru, Senin malam waktu setempat (2/9/2025).

Insiden ini terjadi bersamaan dengan memanasnya situasi politik dan sosial di Tanah Air, memicu spekulasi adanya keterkaitan global dan skenario terorganisir yang lebih luas.

Zetro, yang baru lima bulan bertugas sebagai Penata Kanselerai Muda di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, tewas setelah ditembak tiga kali hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya di kawasan Lince, Lima.

Ditembak Tiga Kali Dekat Tempat Tinggal

Menurut laporan media lokal Panamericana Television, pelaku penembakan diduga sudah mengintai gerak-gerik Zetro.

Penyelidikan awal menyebutkan bahwa korban ditembak dari jarak dekat dalam situasi yang sangat mencurigakan.

Polisi Peru dan tim forensik langsung melakukan olah TKP. Hingga kini belum ada pelaku yang ditangkap.

Yang mengejutkan, penembakan ini terjadi ketika situasi Indonesia tengah memanas pasca-unjuk rasa besar-besaran pada 1 September 2025.

Isu darurat militer, penjarahan rumah pejabat, hingga serangan ke kampus di berbagai kota membuat publik mencurigai adanya hubungan terselubung antara kejadian global dan situasi nasional.

Menlu Sugiono: Kami Berduka, Akan Pantau Ketat Investigasi

Menteri Luar Negeri RI Sugiono, yang sedang dalam kunjungan ke Tiongkok, menyatakan duka mendalam atas wafatnya Zetro.

Ia menyampaikan langsung belasungkawa kepada istri almarhum, Prisilia, dan Dubes RI di Peru, Ricky Suhendar.

“Kami sangat berduka dan merasa kehilangan. Saudara Zetro Purba adalah pegawai yang penuh dedikasi,” ucap Menlu Sugiono dalam pernyataan resmi di Instagram @menluri.

Ia juga memerintahkan agar pihak KBRI dan Dubes RI di Lima terus memantau dan membantu proses penyelidikan oleh otoritas Peru, termasuk memastikan pemulangan jenazah ke Indonesia.

Tak hanya itu, Menlu menyatakan komitmen Kemlu untuk membantu tiga anak Zetro – Emanuela, Zefanya, dan Zebadia – agar tetap bisa melanjutkan pendidikan mereka hingga tuntas.

Spekulasi Muncul: Korban atau Sinyal?

Kematian Zetro terjadi di tengah ketegangan yang belum mereda di dalam negeri.

Situasi yang menyasar tokoh publik, rumah-rumah pejabat, hingga dugaan kekerasan terhadap mahasiswa memunculkan spekulasi liar soal siapa sebenarnya yang menjadi sasaran dan apa motif di balik semua ini.

Beberapa pengamat mulai bertanya, apakah penembakan terhadap diplomat Indonesia di Peru hanya sekadar peristiwa kriminal, atau ada sinyal politik dan konspirasi lintas negara yang harus diwaspadai? (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#politik #indonesia #darurat militer #tewas #demo #lima #diplomat #Zetro Leonardo Purba #konspirasi #peru #ditembak