Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mahasiswa UNRI Khariq Anhar Ditangkap Polda Metro Jaya Usai Demo, Kasus Apa? Ini Isi Postingan Terakhirnya

Nur Wachid • Minggu, 31 Agustus 2025 | 03:45 WIB
Mahasiswa Unri Khariq Anhar ditetapkan tersangka atas dugaan kasus pelanggaran UU ITE.
Mahasiswa Unri Khariq Anhar ditetapkan tersangka atas dugaan kasus pelanggaran UU ITE.

Jawa Pos Radar Lawu – Penangkapan terhadap Khariq Anhar, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau (UNRI), memicu perhatian publik.

Ia diciduk aparat Polda Metro Jaya saat berada di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Jumat (29/8/2025), sehari setelah dirinya mengikuti aksi demonstrasi di Jakarta.

Saat ini, Khariq telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Direktur LBH Pekanbaru, Andri Alatas. Menurutnya, informasi awal diperoleh dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

"Benar, Khariq ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Informasi yang kami terima, ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujar Andri saat dikonfirmasi Riau Pos.

Andri menambahkan bahwa tim advokasi, termasuk dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), tengah berupaya menemui Khariq di Jakarta.

LBH Pekanbaru juga menegaskan akan memberikan pendampingan hukum penuh terhadap mahasiswa tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Riau Pos, Khariq sempat mengabarkan penangkapannya melalui telepon seluler milik polisi kepada YLBHI Pekanbaru sekitar pukul 14.30 WIB.

Hal itu dilakukan karena ponsel miliknya telah disita oleh aparat.

Dalam komunikasi singkat itu, Khariq menyampaikan bahwa penangkapannya berkaitan dengan dugaan pelanggaran UU ITE.

Ia dilaporkan karena unggahan di akun Instagram Aliansi Mahasiswa Penggugat.

Tak lama kemudian, postingan itu diketahui hilang, termasuk akun media sosialnya.

Khariq selama ini dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam gerakan mahasiswa, sering menyuarakan kritik sosial dan politik.

Ia juga baru saja menghadiri Musyawarah Nasional Ikatan BEM Pertanian Indonesia (IBEMPI) yang digelar di Bandung pada 23–27 Agustus 2025.

Unggahan terakhir Khariq di akun Instagram pribadinya juga menyinggung isu sensitif: ia menyoroti insiden tragis meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) yang diduga dilindas kendaraan taktis polisi saat aksi demonstrasi di Jakarta.

Belum diketahui apakah unggahan tersebut menjadi dasar laporan terhadap dirinya.

Penangkapan Khariq memicu berbagai respons di media sosial.

Sebagian pihak mengecam tindakan aparat yang dinilai membungkam suara kritis mahasiswa, sementara sebagian lain mempertanyakan cara mahasiswa menyuarakan aspirasi.

Tak sedikit yang mengaitkan penangkapan itu dengan meningkatnya tekanan terhadap aktivisme mahasiswa dan kebebasan berpendapat di ruang digital. (kid)

Editor : Nur Wachid
#polda metro jaya #demo #Khariq Anhar #ditangkap #kasus apa #mahasiswa unri