JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) resmi merilis peringatan dini tsunami yang dipicu oleh gempa megathrust berkekuatan 8,7 magnitudo yang terjadi pada kedalaman 18 kilometer, 185 km tenggara Kamchatka, Rusia, pada Selasa (30/7/2025) pukul 06.24 WIB.
Gempa tersebut memicu Warning Tsunami PD-3.2, dengan ketinggian muka air laut yang terdeteksi mulai dari 0,1 hingga 0,8 meter di beberapa lokasi sekitar Jepang dan Rusia, termasuk Kuril Island, Kushiro, dan Peninsula Kamchatka.
Gelombang Tsunami Diprediksi Tiba di Indonesia Mulai Pukul 13.48 WIB
Berdasarkan pemodelan tsunami BMKG, gelombang laut dari tsunami tersebut diperkirakan akan menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia timur mulai siang hingga sore hari.
Berikut daftar wilayah yang berstatus Waspada dan Siaga:
Wilayah dengan Status Siaga
Jayapura (Papua)
Estimasi kedatangan tsunami: 14.23 WIB
Wilayah dengan Status Waspada
Kepulauan Talaud (Sulut) – Pukul 13.48 WIB
Halmahera Utara (Malut) – Pukul 14.00 WIB
Manokwari (Papua Barat) – Pukul 14.03 WIB
Raja Ampat bagian utara (Papua Barat) – Pukul 14.14 WIB
Supiori (Papua) – Pukul 14.16 WIB
Biak Numfor (Papua) – Pukul 14.17 WIB
Sorong bagian utara (Papua Barat) – Pukul 14.20 WIB
Sarmi (Papua) – Pukul 14.26 WIB
BMKG mengimbau pemerintah daerah setempat untuk memperhatikan status peringatan tersebut dan segera mengarahkan evakuasi menyeluruh pada warga yang tinggal di pesisir.
Ketinggian Tsunami Sudah Terpantau
Hingga pukul 10.00 WIB, pengamatan muka air laut telah mencatat tinggi gelombang tsunami di beberapa lokasi, seperti:
Kamchatka Peninsula, Rusia – 0,8 meter
Kuril Island – 0,7 meter
Hanasaki, Jepang – 0,3 meter
Nikolskoye, Rusia – 0,3 meter
Chichijima, Jepang – 0,1 meter
Jarak dari Indonesia: 8.144 Km
Meskipun lokasi pusat gempa cukup jauh dari Indonesia, , namun gelombang tsunami yang merambat di Samudra Pasifik tetap berpotensi menjangkau pesisir timur Indonesia, terutama Papua dan sekitarnya.
BMKG terus memantau perkembangan dan memperbarui informasi melalui aplikasi dan media sosial resminya.
Imbauan BMKG: Waspada dan Siapkan Evakuasi
BMKG meminta masyarakat di wilayah berstatus Siaga dan Waspada untuk tetap tenang namun siaga.
Pemerintah daerah diminta mengaktifkan jalur evakuasi, mengumumkan informasi kepada publik secara cepat, serta memastikan akses transportasi dan komunikasi aman.
"Status Waspada berarti wilayah berpotensi terdampak tsunami kecil. Status Siaga mengindikasikan potensi dampak sedang hingga tinggi di wilayah pesisir," tulis BMKG dalam keterangannya. (kid)
Editor : Nur Wachid