Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Gresik Studi Tiru ke CT Arsa Foundation, Siapkan Sekolah Rakyat Berasrama untuk Anak Kurang Mampu

Mizan Ahsani • Jumat, 25 Juli 2025 | 23:50 WIB

Bupati dan Wabup Gresik Ajak Guru Sekolah Rakyat Studi Tiru ke CT Arsa Foundation
Bupati dan Wabup Gresik Ajak Guru Sekolah Rakyat Studi Tiru ke CT Arsa Foundation

Jawa Pos Radar Lawu - Untuk memperkuat pengelolaan Sekolah Rakyat di Gresik, pemerintah Kabupaten Gresik melakukan kunjungan studi tiru ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa, 22 Juli 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dan Wakil Bupati Asluchul Alif.

Mereka juga turut mengajak kepala sekolah, calon guru, dan wali asrama Sekolah Rakyat Gresik dalam kunjungan tersebut.

CT Arsa Foundation dikenal sebagai sekolah berasrama yang inklusif dan ditujukan khusus bagi siswa dari keluarga prasejahtera.

Seluruh biaya pendidikan di lembaga ini ditanggung penuh oleh pihak pengelola, sehingga siswa dapat fokus belajar tanpa beban biaya.

Bupati Yani menyampaikan bahwa sistem pendidikan yang diterapkan di CT Arsa Foundation sangat sesuai untuk menjadi acuan dalam pengembangan Sekolah Rakyat Gresik.

Dengan pendekatan pendidikan berkualitas dan struktur yang rapi, CT Arsa terbukti mampu mencetak lulusan yang berhasil masuk ke perguruan tinggi ternama, baik dalam negeri maupun luar negeri, dengan beasiswa penuh.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan gambaran langsung kepada calon guru dan pengelola Sekolah Rakyat Gresik agar bisa meniru dan menerapkan sistem yang berhasil dari CT Arsa Foundation. Ini menjadi motivasi besar bagi kami dalam menghadirkan pendidikan inklusif dan berkualitas di Gresik,” ujar Bupati Yani.

Kabupaten Gresik menjadi daerah pertama yang secara resmi melakukan benchmarking ke CT Arsa Foundation sebagai langkah konkret dalam menyediakan akses pendidikan terbaik bagi siswa kurang mampu.

Harapannya, Sekolah Rakyat Gresik mampu mengimplementasikan program prioritas nasional, yaitu memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan bermutu dan berdaya saing tinggi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Gresik meninjau berbagai fasilitas seperti ruang belajar, laboratorium, asrama, serta ruang makan bersama yang menjadi bagian dari pendekatan holistik pendidikan di CT Arsa Foundation.

Kepala SMA Unggulan CT Arsa Foundation, Usdiyanto, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemkab Gresik.

Ia menyebut perhatian penuh dari pemerintah daerah sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pendidikan yang berkeadilan.

“Saya sangat mengapresiasi keseriusan Pemkab Gresik. Tidak banyak sekolah yang mendapatkan perhatian seintens ini dari kepala daerah. Dengan dukungan ini, saya yakin Sekolah Rakyat Gresik akan sukses,” tuturnya.

Sekolah Rakyat Gresik dijadwalkan mulai beroperasi pada 30 Juli 2025, dengan 75 siswa pertama yang akan tinggal dan belajar di sistem asrama.

Lokasi sementara berada di bekas gedung UPT SMPN 30 Gresik, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, yang telah disiapkan dengan fasilitas lengkap.

Ke depannya, Pemkab Gresik juga merencanakan pembangunan sekolah baru di bumi perkemahan Raci Tengah yang dilengkapi masjid dan asrama, ditargetkan rampung pada 2026.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#pendidikan #siswa kurang mampu #asrama #ct arsa foundation #berkualitas #pemkab gresik #Sekolah Rakyat #gresik