Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kemendikdasmen Perkuat Balai TIK Pendidikan untuk Percepat Digitalisasi Lewat Rumah Pendidikan Terintegrasi

Mizan Ahsani • Jumat, 25 Juli 2025 | 16:55 WIB
Kemendikdasmen percepat digitalisasi lewat Balai TIK dan Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen percepat digitalisasi lewat Balai TIK dan Rumah Pendidikan

 

Jawa Pos Radar Lawu – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Layanan Platform Teknologi Pusat Data dan Teknologi Informasi (BLPT-Pusdatin) semakin memperkuat peran strategis Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) di berbagai daerah.

Langkah ini merupakan bagian dari percepatan transformasi pembelajaran digital berbasis kolaborasi pusat dan daerah.

Dalam Forum Sinergi dan Kolaborasi yang diselenggarakan baru-baru ini, Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar forum diskusi, melainkan ruang strategis untuk memperkuat posisi Balai TIKP sebagai garda depan transformasi digital pendidikan di daerah.

“Transformasi menjaga kita relevan hari ini, sedangkan inovasi menjamin kita relevan di masa depan. Karena itu, kita tidak bisa bekerja sendiri,” ujar Yudhistira dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Ia menyebut sinergi antara BLPT, Pusdatin, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan membangun ekosistem pembelajaran digital yang adaptif dan inklusif.

Kemendikdasmen sendiri telah meluncurkan berbagai inisiatif, salah satunya melalui penguatan teknologi pendidikan dalam skala nasional.

Kepala BLPT Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi memastikan sinkronisasi antara program pusat dengan kebutuhan daerah.

Menurutnya, keberhasilan digitalisasi pendidikan hanya bisa diraih melalui komitmen bersama antara kementerian dan pemerintah daerah.

“Ini bukan hanya agenda pusat, tetapi gerakan bersama agar inisiatif digital pendidikan benar-benar sampai ke satuan pendidikan di seluruh wilayah,” ujarnya.

Forum ini juga menghadirkan berbagai materi penting seperti kebijakan pengelolaan data pendidikan, keamanan siber, penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, hingga pengenalan Superaplikasi Rumah Pendidikan.

Superaplikasi Rumah Pendidikan sendiri menjadi salah satu prioritas utama Kemendikdasmen.

Platform digital ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan, sumber belajar, dan aplikasi dalam satu ekosistem pendidikan yang mudah diakses oleh guru, siswa, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dengan hadirnya Rumah Pendidikan, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung lebih terstruktur, fleksibel, dan menyeluruh.

Pemerintah daerah, termasuk Dinas Pendidikan dan BTIKP, diharapkan mengambil peran strategis dalam implementasinya agar menjangkau lebih luas ke satuan-satuan pendidikan.

Kegiatan ini juga diharapkan tidak sekadar menjadi ruang berbagi informasi, namun menjadi ajang penyusunan strategi kolaboratif berbasis kebutuhan lokal.

Dengan sinergi yang terjalin kuat, digitalisasi pembelajaran nasional diyakini akan berjalan lebih merata dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan Indonesia.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#pendidikan nasional #Rumah Pendidikan #digitalisasi #kemendikdasmen #superaplikasi #solusi