Jawa Pos Radar Lawu – Madura selama ini identik dengan karapan sapi dan hamparan tambak garam.
Namun, di balik stereotip itu, pulau yang terhubung langsung ke Surabaya melalui Jembatan Suramadu ini menyimpan pesona wisata yang luar biasa.
Pantai-pantai eksotis, perbukitan kapur artistik, hingga jejak spiritual para ulama besar seakan menunggu untuk dijamah oleh wisatawan yang haus akan keindahan dan ketenangan.
Pantai Sembilan, Surga Tersembunyi di Gili Genting
Tersembunyi di Pulau Gili Genting, Pantai Sembilan menyuguhkan pemandangan pasir putih dan air laut sejernih kristal.
Dari udara, garis pantainya membentuk angka sembilan—itulah asal usul namanya. Tempat ini cocok untuk snorkeling ringan, berenang santai, atau sekadar rebahan menikmati semilir angin laut yang tenang.
Jaraknya memang cukup jauh dari pusat kota Sumenep, tapi keindahan yang ditawarkan sebanding dengan usaha mencapainya.
Bukit Kapur Arosbaya, Eksotisme dari Tambang Purba
Jika Bali punya tebing kapur Uluwatu, maka Bangkalan punya Bukit Kapur Arosbaya.
Warna dindingnya yang merah bata dan formasi lorongnya yang terbentuk dari sisa-sisa tambang, menghadirkan panorama layaknya set film petualangan.
Banyak wisatawan datang hanya untuk berfoto di tengah ukiran alam yang nyaris surealis ini.
Baca Juga: Rekomendasi Hair Dryer Low Watt Harga Terjangkau, Aman untuk Rambut dan Dompet
Makam Syaikhona Kholil, Wisata Religi Penuh Khidmat
Tak lengkap ke Madura tanpa menapak tilas perjuangan para ulama. Di Bangkalan, Makam Syaikhona Kholil menjadi magnet utama wisata religi. Ulama kharismatik ini dikenal sebagai guru dari KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU.
Komplek makamnya selalu ramai, terutama di bulan-bulan tertentu. Nuansa spiritual dan arsitektur khas Madura membuat tempat ini tak sekadar destinasi ziarah, tapi juga pengalaman budaya yang mendalam.
Pantai Lombang, Teduhnya Cemara Udang dan Senja
Berada di pesisir timur Sumenep, Pantai Lombang punya satu keunikan yang jarang ditemukan di pantai lain: barisan pohon cemara udang yang tumbuh alami di bibir pantai.
Ombaknya tenang, cocok untuk liburan keluarga. Saat sore, warna langit yang berubah jingga keemasan memantul di permukaan air—lukisan alam yang menenangkan jiwa.
Gili Labak, ‘Maldive-nya Madura’
Bagi pencinta laut dan bawah air, Gili Labak adalah destinasi wajib. Pulau kecil ini menyimpan hamparan pasir putih lembut dan terumbu karang yang masih alami.
Snorkeling atau diving di sini ibarat menjelajah akuarium raksasa dengan ikan-ikan warna-warni. Gili Labak kerap disebut sebagai “Maldive-nya Madura”, dan julukan itu bukan tanpa alasan.
Tips Aman Berwisata ke Madura
Gunakan jalur darat melalui Jembatan Suramadu untuk akses tercepat dari Surabaya.
Bawa sunblock, topi, dan kacamata hitam untuk menghadapi sengatan matahari di pantai.
Baca Juga: Baca Komik One Piece 1154 RAW: Rocks D Xebec Pamer Kekuatan Potong Pucuk Gunung Elbaph
Hormati nilai budaya lokal, karena masyarakat Madura menjunjung tinggi adat dan agama.
Madura bukan hanya pulau penghasil garam atau arena karapan sapi. Ia adalah pulau dengan keindahan yang belum sepenuhnya dijamah.
Alam, sejarah, dan spiritualitas berpadu dalam harmoni. Jadi, jika kamu ingin liburan yang berbeda, saatnya menjelajah Pulau Garam lebih dalam. (kid)
Editor : Nur Wachid