Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah tragedi pilu menimpa pasangan suami istri asal Indonesia yang merantau di Jepang.
Nur Indah Sari, seorang ibu dari Lampung Timur, meninggal dunia akibat keracunan makanan setelah mengonsumsi kentang yang sudah bertunas dan mengandung racun alami bernama solanin.
Suaminya berhasil selamat karena segera muntah dan mendapatkan penanganan medis lebih cepat.
Kejadian ini jadi pengingat penting buat kita semua, terutama para perantau, supaya lebih waspada saat memilih dan mengolah bahan makanan.
Terutama kentang yang sudah berwarna hijau atau bertunas.
Kronologi Singkat
Nur Indah memasak kentang yang tanpa sadar sudah bertunas untuk makan malam bersama suaminya.
Setelah menyantapnya, keduanya mengalami keracunan.
Suaminya muntah dan langsung ke rumah sakit, sehingga bisa selamat.
Sayangnya, Nur Indah tidak segera muntah, dan racun solanin terus menyerang tubuhnya hingga nyawanya tak tertolong.
Korban dipulangkan dan dimakamkan di Lampung Timur pada 29 Mei 2025.
Bahaya Kentang Bertunas dan Berwarna Hijau
Kentang yang terkena cahaya, bertunas, atau berubah warna hijau mengandung solanine, racun alami yang berbahaya untuk manusia.
Gejalanya meliputi mual, muntah, sakit kepala, sesak napas, hingga dalam kasus fatal bisa menyebabkan kematian.
Tragedi ini menjadi pelajaran penting agar kita semua lebih berhati-hati dalam memilih dan mengolah makanan, terutama bagi yang tinggal jauh dari rumah.
Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik dan keluarga diberikan ketabahan. (fin)
Editor : AA Arsyadani