Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tragedi Kentang Beracun di Jepang: Ibu Asal Lampung Timur Dikabarkan Meninggal, Suami Selamat Berkat Penanganan Cepat

Sukma Maharani Putri • Selasa, 3 Juni 2025 | 03:29 WIB

 

Hati-hati mengongsumsi kentang bertunas jangan sampai kejadian buruk menimpa.
Hati-hati mengongsumsi kentang bertunas jangan sampai kejadian buruk menimpa.

Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah tragedi pilu menimpa pasangan suami istri asal Indonesia yang merantau di Jepang.

Nur Indah Sari, seorang ibu dari Lampung Timur, meninggal dunia akibat keracunan makanan setelah mengonsumsi kentang yang sudah bertunas dan mengandung racun alami bernama solanin.

Suaminya berhasil selamat karena segera muntah dan mendapatkan penanganan medis lebih cepat.

Kejadian ini jadi pengingat penting buat kita semua, terutama para perantau, supaya lebih waspada saat memilih dan mengolah bahan makanan.

Terutama kentang yang sudah berwarna hijau atau bertunas.

 

Baca Juga: Crab Stick dan Stick Tofu Diduga Penyebab Keracunan Massal Puluhan Siswa SD di Jombang, Ini Kronologi Lengkapnya  

Kronologi Singkat

Nur Indah memasak kentang yang tanpa sadar sudah bertunas untuk makan malam bersama suaminya.

Setelah menyantapnya, keduanya mengalami keracunan.

Suaminya muntah dan langsung ke rumah sakit, sehingga bisa selamat.

Sayangnya, Nur Indah tidak segera muntah, dan racun solanin terus menyerang tubuhnya hingga nyawanya tak tertolong.

Korban dipulangkan dan dimakamkan di Lampung Timur pada 29 Mei 2025. 

Baca Juga: Mesin Hidup Mobil Berhenti, Suami Istri Tewas dalam Kendaraan di Magelang, Diduga Keracunan Karbon Monoksida, Apa Itu?

Bahaya Kentang Bertunas dan Berwarna Hijau

Kentang yang terkena cahaya, bertunas, atau berubah warna hijau mengandung solanine, racun alami yang berbahaya untuk manusia.

Gejalanya meliputi mual, muntah, sakit kepala, sesak napas, hingga dalam kasus fatal bisa menyebabkan kematian.

Tragedi ini menjadi pelajaran penting agar kita semua lebih berhati-hati dalam memilih dan mengolah makanan, terutama bagi yang tinggal jauh dari rumah.

Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik dan keluarga diberikan ketabahan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#lampung timur #Solanin #kentang beracun #WNI di Jepang meninggal