Jawa Pos Radar Lawu – Penangkapan Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) oleh Kejaksaan Agung menimbulkan pertanyaan publik: siapa sebenarnya sosok yang dimaksud?
Banyak yang keliru menyangka bahwa yang ditangkap adalah Iwan Setiawan Lukminto, pendiri sekaligus salah satu dari 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Namun faktanya, Dirut Sritex yang ditangkap Kejagung adalah Iwan Kurniawan Lukminto, adik kandung dari Iwan Setiawan.
Dilansir dari laman resmi Sritex, pria kelahiran Surakarta, 22 Januari 1983 ini telah menjabat sebagai pucuk pimpinan Sritex sejak tahun 2023, menggantikan sang kakak.
Adik dari Konglomerat Iwan Setiawan Lukminto
Iwan Kurniawan Lukminto adalah putra dari H.M. Lukminto, pendiri Sritex yang dikenal sebagai raja tekstil Indonesia.
Kakaknya, Iwan Setiawan, sempat masuk dalam daftar 50 orang terkaya versi Forbes dengan kekayaan mencapai USD 515 juta pada 2020.
Meski lebih muda, Iwan Kurniawan juga telah lama berkecimpung dalam industri tekstil.
Ia memulai karier di Sritex dari bawah sebagai Direktur Divisi Garment, lalu naik menjadi Wakil Direktur Utama sejak 2014.
Pendidikan dan Kiprah Profesional
Latar belakang akademiknya pun kuat. Iwan Kurniawan merupakan lulusan Sarjana Business Administration dari tiga universitas top di Amerika Serikat, yakni:
Boston University
Northeastern University
Johnson & Wales University
Dengan bekal pendidikan luar negeri dan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia tekstil, Iwan Kurniawan disebut sebagai pemimpin muda yang penuh inovasi dan berjiwa sosial.
Resmi Jabat Dirut Sritex Sejak 2023
Pada tahun 2023, Iwan Kurniawan ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).
Penunjukan ini bertepatan dengan masa-masa sulit perusahaan akibat tekanan keuangan pasca pandemi dan utang yang menumpuk.
Sayangnya, pada 21 Oktober 2024, Sritex resmi diputus pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang.
Perusahaan tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu pun harus merumahkan lebih dari 10.000 karyawan, menyusul kolapsnya arus kas dan ketidakmampuan membayar utang senilai Rp 29,8 triliun kepada para kreditur.
Aktif di Dunia Organisasi dan Kesenian
Di luar urusan perusahaan, Iwan Kurniawan juga dikenal aktif dalam organisasi bisnis nasional. Ia menjabat sebagai:
Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) APINDO Solo
Dewan Pembina Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)
Iwan K Lukminto juga disebut sebagai sosok yang mendukung kemajuan seniman lokal Indonesia, memperjuangkan pemberdayaan ekonomi kreatif dari daerah. (kid)
Editor : Nur Wachid