Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pengakuan Pelaku Pembacokan Mantan Istri dan Kakak Ipar di Ngebel Ponorogo, Terungkap Motif dan Penyebabnya

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 29 Maret 2025 | 19:57 WIB
Pelaku pembacokan terhadap mantan istri dan kakak ipar di Ponorogo menyerahkan diri.
Pelaku pembacokan terhadap mantan istri dan kakak ipar di Ponorogo menyerahkan diri.

PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Aksi pembacokan terhadap dua perempuan kakak beradik di Dusun Toyomerto, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo akhirnya terungkap.

Pelaku yang tak lain adalah Sugito (47), mantan suami dari salah satu korban, Sutiyem (40), menyerahkan diri ke Polres Ponorogo pada Jumat (28/3/2025) malam.

Kepada penyidik, Sugito mengaku nekat melakukan aksi keji tersebut karena emosi usai diusir dari rumah mantan istrinya saat hendak menginap.

Ia merasa belum sepenuhnya menerima kenyataan bahwa pernikahannya dengan Sutiyem telah berakhir dua bulan lalu.

"Pelaku datang untuk menjenguk anaknya, lalu berniat menginap. Namun karena korban menolak dan mengusirnya, pelaku marah dan spontan mengambil senjata tajam berupa celurit dari belakang rumah," jelas Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Rudy Hidajanto, Sabtu (29/3/2025).

Dalam kondisi marah dan tidak terkendali, Sugito langsung membacok mantan istrinya berulang kali.

Luka parah diderita korban di bagian kepala, tangan, dan punggung.

Kakak korban, Nyomir (50), yang mendengar keributan dan mencoba melerai justru ikut menjadi korban pembacokan.

Ia mengalami luka di bagian kepala, lengan, dan pinggang.

Usai melakukan aksi brutalnya, Sugito sempat kabur namun akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Polisi langsung menahan pria yang pernah merantau ke Surabaya untuk berjualan nasi goreng itu.

Sementara korban Sutiyem dan Nyomir kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.

“Pelaku kami tahan dan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukumannya delapan tahun penjara,” tegas Rudy.

Diketahui, Sutiyem dan Sugito telah resmi bercerai dua bulan terakhir.

Selama ini keduanya tinggal terpisah di luar kota.

Sutiyem bekerja sebagai babysitter di Manado, sementara Sugito mencari nafkah di Surabaya.

Mereka kembali ke kampung halaman menjelang Lebaran tanpa ada komunikasi sebelumnya. (gen/kid)

Editor : Nur Wachid
#pembacokan #mantan istri #Motif #pengakuan #pelaku #Sutiyem #dibacok #ngebel #Sugito #ponorogo