Jawa Pos Radar Lawu – Mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memberikan pernyataan mengejutkan saat diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi Pertamina.
Secara spesifik, skandal tersebut mencakup tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018-2023.
Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 8–9 jam, Ahok menyatakan bahwa Kejagung seharusnya memanggil Alfian Nasution, mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, untuk diperiksa sebagai saksi.
"Seharusnya dia (Alfian) juga dipanggil. Saat ini yang diperiksa masih lapisan direktur utama yang lama. Kalau Pak Riva Siahaan (Dirut PT Pertamina Patra Niaga) sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka mantan dirut lainnya juga harus diperiksa," ujar Ahok di Gedung Kejagung, Kamis (14/3/2025).
Selain itu, Ahok juga membantah mengenal Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR), anak dari pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid, yang telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus ini.
"Saya tidak kenal," tegasnya.
Siapa Alfian Nasution? Kariernya di Pertamina
Nama Alfian Nasution bukan sosok asing di industri perminyakan nasional. Ia dikenal sebagai figur berpengalaman di PT Pertamina, terutama di sektor pemasaran dan perkapalan.
Profil Singkat Alfian Nasution:
Tempat/Tanggal Lahir: Pekanbaru, 14 Februari 1967
Pendidikan: Teknik Mesin, Universitas Indonesia (UI)
Baca Juga: Ahok Bongkar Isi Rapat Pertamina saat Diperiksa Kejagung, Akui Masih Simpan Catatan Tiap Agenda
Jabatan yang Pernah Dipegang:
Direktur Pemasaran PT Pertamina Internasional Shipping
Direktur Utama PT Pertamina Niaga
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (2021-2023)
Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (2023 - sekarang)
Pada tahun 2023, Alfian diangkat sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
Alfian juga sempat menerima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo saat perayaan HUT ke-78 RI. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam pembangunan sektor energi nasional.
Ahok Bongkar Dugaan Kecurangan di Pertamina
Selama pemeriksaan, Ahok juga mengungkap bahwa dirinya telah melaporkan sejumlah dugaan kecurangan di Pertamina selama menjabat sebagai Komisaris Utama. Namun, ia enggan merinci lebih lanjut terkait laporan tersebut.
"Beberapa sudah kami laporkan. Ada yang tercium, ada yang tidak. Tapi itu masih dugaan karena ada audit dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa penyidik tidak menanyakan perihal oplosan BBM yang ramai dibicarakan publik.
"Kalau pengoplosan BBM itu, saya kira tidak ditanyakan dalam pemeriksaan ini. Kalau memang terjadi oplosan, kendaraan-kendaraan pasti sudah protes," ujarnya.
Daftar Tersangka Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah di Pertamina
Kejagung telah menetapkan 9 tersangka dalam kasus korupsi yang melibatkan Pertamina. Berikut daftar nama yang sudah resmi berstatus tersangka:
Riva Siahaan (RS) – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga
Sani Dinar Saifuddin (SDS) – Direktur Feedstock & Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional
Yoki Firnandi (YF) – Direktur Utama PT Pertamina International Shipping
Agus Purwono (AP) – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional
Maya Kusmaya (MK) – Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga
Edward Corne (EC) – VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga
Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa
Dimas Werhaspati (DW) – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa & PT Jenggala Maritim
Gading Ramadhan Joedo (GRJ) – Komisaris PT Jenggala Maritim & Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak
Penyidikan terus berlanjut, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang ditetapkan dalam kasus mega korupsi Pertamina usai Ahok diperiksa Kejagung. (kid)